PWNU Jawa Tengah dan Nasima Education Scholarship Tingkatkan Kompetensi Global dengan Kursus Bahasa Inggris

- Penulis

Jumat, 15 November 2024 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, SUARAMUDA
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, bekerja sama dengan Nasima Education Scholarship (NES) Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang, telah mengirimkan 20 peserta terpilih untuk belajar bahasa Inggris.

Para peserta ini terdiri dari guru Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah dan ustadz-ustadzah Pondok Pesantren di bawah naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Jawa Tengah. Mereka akan mengikuti pelatihan intensif selama enam minggu di ACCES English Pare, Kediri, Jawa Timur.

Acara pelepasan peserta berlangsung di halaman kantor PWNU Jawa Tengah, Jl. dr. Cipto no. 180 Semarang, pada Jumat, 15/11/2024, dan dipimpin langsung oleh Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin.

Pelepasan peserta oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Razin di depan Gedung PWNU Jateng. Jum’at, 15/11/2024.

Menurut Gus Rozin, program Training of English Capacity Building for NU Educators ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para guru dan ustadz-ustadzah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif dan Ponpes di bawah RMI Jawa Tengah.

“Kita mengakui kemampuan bahasa Inggris kita masih lemah. Di satu sisi, peluang untuk belajar atau mengembangkan kemampuan di luar negeri cukup banyak, tetapi semua itu membutuhkan kecakapan dalam bahasa Inggris,” ujar Gus Rozin usai acara pelepasan.

Gus Rozin, yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA) Pati, menekankan bahwa program ini bukan sekadar kursus bahasa Inggris.

Selain kemampuan bahasa, para peserta juga akan mendapatkan pembelajaran tentang public speaking, kepemimpinan, teknologi, dan wawasan Aswaja.

Program ini dirancang secara intensif, mulai dari kegiatan pagi hari hingga malam hari, dengan harapan para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Program ini nanti akan kita evaluasi. Jika hasilnya positif, tahun depan kita akan memperluas cakupan peserta dan memperpanjang durasi belajar,” jelas Gus Rozin.

Sementara itu, Dr. H. Najahan Musyafak, MA, sebagai Koordinator Program Nasima Education Scholarship (NES), menambahkan bahwa peminat program ini cukup banyak.

Dari 43 pendaftar, hanya 20 yang lolos seleksi ketat. Mereka terdiri dari 10 peserta dari LP Ma’arif dan 10 dari RMI, dengan komposisi 8 laki-laki dan 12 perempuan.

“Seleksi dilakukan secara obyektif, transparan, dan profesional. Peserta menjalani beberapa tahap seleksi, termasuk ujian kompetensi bahasa Inggris dan wawancara,” ungkap Dr. Najahan.

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Ketua LP Ma’arif Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, S.Pd.I, M.S.I, Ketua RMI Jawa Tengah KH. Ahmad Fadlullah Turmudzi, Wakil Ketua Tanfidziyah Prof. Dr. KH. Hasyim Muhammad, M.Ag, serta Ketua YPI Nasima Semarang, Dr. Indarti.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan pendidikan di lingkungan NU dan meningkatkan kualitas para pendidik di era globalisasi.

Baca Juga :  PWNU Jawa Tengah Perkuat Gerakan Keumatan di Harlah ke-102 NU

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB