Jauh-jauh dari Aceh, Tim Robot Terbang Universitas Teuku Umar Siap Bertanding di Yogyakarta

- Penulis

Selasa, 10 September 2024 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang pengembangan teknologi dan inovasi. Kampus yang berlokasi di Aceh Barat itu mengirimkan tim terbaiknya untuk berkompetisi di ajang Kompetisi Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2024.

Ada delapan mahasiswa yang terdiri dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri, dan Teknologi Informasi dipilih untuk mewakili UTU dalam ajang bergengsi ini. Adapun kompetisi tersebut akan berlangsung di Yogyakarta pada 12 hingga 19 September 2024 mendatang.

Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan dukungannya kepada para mahasiswa yang berangkat. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat dan prestasi yang telah ditunjukkan oleh tim UTU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keikutsertaan mahasiswa UTU dalam ajang nasional seperti KRTI ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Ini membuktikan bahwa UTU mampu bersaing di kancah nasional dalam hal inovasi teknologi. Kami berharap tim UTU tidak hanya mampu berkompetisi dengan baik, tetapi juga dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan, yang sekaligus akan mengharumkan nama universitas di tingkat nasional,” ujar Prof. Ishak.

Baca Juga :  Wali Kota Semarang Siapkan Hadiah Rumah, Mobil, Motor dan Elektronik bagi Warga Taat Pajak, Simak Selengkapnya!

Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM., saat pelepasan tim di Bandara Sultan Iskandar Muda pada 8 September 2024 juga menyatakan kebanggaannya terhadap tim yang akan bertanding.

“Ini adalah momentum berharga bagi kalian, tidak hanya untuk membawa nama besar Universitas Teuku Umar, tetapi juga untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi di Aceh. Kami yakin, dengan persiapan yang matang, kalian akan memberikan yang terbaik dan mampu membawa pulang prestasi yang membanggakan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Tim UTU akan bersaing di beberapa kategori, antara lain Technology Development (TD) dan Long Endurance Low Altitude (LELA), dengan bimbingan langsung dari Syahrul Fathi, ST., MT. Ketua tim, Furkhan Razak, menjelaskan bahwa timnya telah melakukan berbagai persiapan intensif.

“Kami telah melakukan berbagai simulasi dan uji coba untuk memastikan bahwa wahana terbang yang kami kembangkan memiliki performa optimal. Kami siap bersaing di tingkat nasional dan berharap dapat memberikan hasil yang terbaik,” ungkap Furkhan dengan penuh optimisme.

Baca Juga :  Keren Abis! Mahasiswa KKN Kelompok 37 UMBY Bikin Desa Cempluk Makin Go Digital & Eco-Friendly

KRTI merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Tujuan utama dari kompetisi ini adalah untuk mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa di bidang teknologi robotika, terutama dalam pengembangan teknologi penerbangan. Tahun ini, lebih dari 50 universitas di seluruh Indonesia dipastikan akan berpartisipasi, menjadikan KRTI sebagai salah satu kompetisi paling bergengsi di ranah pendidikan tinggi nasional.

Dukungan dari civitas akademika UTU serta masyarakat Aceh Barat turut menyertai keberangkatan tim ke Yogyakarta. Sebelum berangkat, tim sempat memperagakan demo pesawat robot yang mereka kembangkan pada acara Silaturrahmi Mahasiswa Baru (SIMBA), yang disambut antusias oleh dosen dan mahasiswa lainnya.

Dengan semangat juang tinggi dan persiapan yang matang, besar harapan bahwa tim UTU akan meraih prestasi yang membanggakan, mengharumkan nama Universitas Teuku Umar di kancah nasional, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh dalam mengembangkan teknologi masa depan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB