Tiga Kata Kunci Ostamaru 6.0 ITS NU Pekalongan: Cerdas, Beradab, dan Mandiri

- Penulis

Senin, 2 September 2024 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Tiga kata kunci utama dalam tema Orientasi Kegiatan dan Ta’aruf Mahasiswa Baru (Ostamaru) 6.0 Institut Teknologi dan Sains (ITS) Nahdlatul Ulama (NU) Pekalongan adalah cerdas, beradab, dan mandiri.

Kata-kata ini diambil dari kalimat, “Wujudkan Mahasiswa Berkarakter Cerdas, Beradab, dan Mandiri Menuju Indonesia Emas 2045.”

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I ITS NU Pekalongan, H. Ali Imron, dalam kegiatan Ostamaru yang dilaksanakan di Lapangan ITS NU Pekalongan, Jalan Karangdowo Nomor 9, Kemoren, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Senin (2/9/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Rektor I ITS NU Pekalongan, H. Ali Imron, dalam kegiatan Ostamaru yang dilaksanakan di Lapangan ITS NU Pekalongan, Jalan Karangdowo Nomor 9, Kemoren, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Senin (2/9/2024)

“Cerdas itu bukan hanya soal pintar. Jika Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 4,0, itu menunjukkan kepintaran akademik, tetapi belum tentu mencerminkan kecerdasan,” ujarnya kepada peserta Ostamaru 6.0 ITS NU Pekalongan.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Dorong Pemda Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada Nanti

Menurutnya, kecerdasan tidak hanya diukur dari IPK, tetapi juga harus diimbangi dengan kemampuan komunikasi dan kompetensi yang baik. “Banyak lulusan dengan IPK sempurna, tetapi belum tentu mendapatkan pekerjaan impian mereka. Apalagi dengan adanya bonus demografi yang akan meningkatkan persaingan, hal ini perlu diantisipasi sejak dini,” jelas H. Ali Imron.

Kedua, mahasiswa harus memiliki adab yang baik. H. Ali Imron menekankan bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu.

“Setinggi apa pun ilmu seseorang, jika ia tidak bisa menghormati orang yang lebih tua, maka ia bukan bagian dari manusia yang memiliki harkat dan martabat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa harus menunjukkan bahwa ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat besar bagi orang lain.

Baca Juga :  Timnas Babak Belur, Haruskan Erick Thohir Mundur?

“Berinteraksi dengan para kiai NU harus dengan adab yang baik. Jangan sampai hanya karena kita berasal dari kalangan akademisi, kita merendahkan orang lain. Inilah yang membedakan ITS NU Pekalongan dengan perguruan tinggi lainnya,” katanya.

Ketiga, kemandirian menjadi kata kunci yang tidak kalah penting. Setiap mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan di bidang masing-masing, termasuk jiwa kemandirian yang kuat untuk meningkatkan potensi diri.

Tiga kata kunci dalam tema Ostamaru 6.0 ini diharapkan mampu membimbing mahasiswa dalam menyaring materi yang diberikan, termasuk materi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan, serta lembaga lain seperti Polres dan asosiasi dokter.

“Belajarlah untuk memposisikan diri, ini juga bagian dari proses memposisikan diri sesuai dengan amanat yang diberikan,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB