Komunitas Safari Religi (KSR) UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto Kunjungi Padepokan Lemah Wangi, Ikuti Peringatan ‘Tradisi Syura’

- Penulis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Komunitas Safari Religi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto belum lama ini mengadakan kunjungan ke Situs Lemah Wangi, Desa Kalipagu, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Kamis (1/8/2024) lalu.

Dari tujuannya, kunjungan itu dimaksudkan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat, mempererat tali persaudaraan, serta meningkatkan silaturahmi antara mahasiswa.

Turut menghadiri acara itu, para tokoh lintas agama di sekitar wilayah Banyumas. Setidaknya kehadiran mereka menandakan keberagaman dan semangat persatuan. Kegiatan itu juga menjadi wadah untuk memperkuat ikatan sosial dan religius di masyarakat serta menampung aspirasi masyarakat kepada mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Lembaga Adat Lemah Wangi, Resi Nursanjaya, menjelaskan bahwa Lemah Wangi merupakan tempat bersejarah yang berakar dari era Brawijaya III dari Majapahit.

Baca Juga :  Bukan Tanggal 26 Oktober 2024, Debat Calon Gunernur Jateng Akan Berlangsung pada tanggal ini, Simak !

“Lemah Wangi adalah padepokan agung galupurba yang mengajarkan kaluhuran dan olah rasa. Tempat ini mengandung filosofi mendalam dan ajaran kaluhuran budi pekerti, ”katanya.

Resi menambahkan, kegiatan yang digelar di Situs Lemah Wangi merupakan rutinitas tahunan yang berlangsung setiap bulan Syura. Pada tahun ini, kegiatan diisi dengan kegiatan utama seperti asung sesaji dan meditasi bersama dari berbagai agama dan kepercayaan.

 

Ritual tradisi Syura oleh warga Padepokan Agung Galupurba Lemah Wangi, Desa Kalipagu, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Kamis (1/8/2024) lalu. (Foto: Dok Istimewa)

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga mencakup kidungan, yakni penyampaian pesan leluhur melalui lagu, dan diakhiri dengan ‘umbul ndonga’. Adapun ‘umbul ndonga’ di tahun ini digelar secara Islami.

“Harapan kami adalah agar nilai-nilai luhur dari para leluhur tidak hanya menjadi teori tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh para mahasiswa. Jadi, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan ajaran luhur dalam menghadapi perubahan zaman dan menjadi pemimpin yang bijaksana,” ujar Resi Nursanjaya.

Baca Juga :  Viral “Stop Bayar Pajak” di Jateng, Warganet Geram: Pajak Naik, Jalan Masih Bolong?

Dalam event Syura itu, selain anggota adat Lemah Wangi, masyarakat Dusun Kalipagu, tokoh masyarakat, perangkat desa (BPD) dan paguyuban kelompok seni budaya juga hadir mewarnai acara itu.

Kehadiran mereka setidaknya memberi bukti adanya antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap ajaran keluhuran nusantara khususnya di Tanah Jawa.

Kegiatan itu juga membuktikan bahwa ajaran luhur bersifat nyata dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Serta, menguatkan persatuan di tengah keberagaman. (Red)

Pewarta: Yasin (Purwokerto)
Foto: Dok. Istimewa

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB