Tiga UDD PMI di Jateng Ini Sudah Terapkan CPOB dan Diakui Kemenkes, Termasuk Kota Semarang?

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana menyebut bahwa Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang, Solo serta Banyumas sudah memenuhi standar dengan menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan diakui oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sarwa mengatakan PMI Korwil Jateng I meliputi eks karisidenan Semarang dan eks karisidenan Pati. Ada beberapa perwakilan pengurus PMI dari 13 kabupaten/kota yang mengikuti rapat koordinasi sebagai sarana untuk mencapai standar yang sama, baik dalam kompetensi relawan maupun kegiatan yang berkaitan dengan penyediaan stok darah berkualitas bagi pasien.

“Paguyuban ini mempersempit ruang pada saat terjadi sesuatu saling membantu, baik itu saat bencana maupun terhadap kualitas UDDnya masing-masing se-Jawa Tengah karena secara bertahap UDD ini memperbaiki kualitas infrastruktur yang ada dalam rangka menuju CPOB,” katanya kepada wartawan seusai Rapat PMI Korwil Jateng I di UDD PMI Kota Semarang, Selasa (7/7/2025).

Namun demikian, ia mengaku kualitas produk darah UDD PMI di Jawa Tengah secara umum sudah baik, dan sudah mendapatkan kepercayaan dari semua rumah sakit.

“Khusus untuk kota Semarang, Banyumas dan Solo ini sudah CPOB dan standarnya sudah diakui Kemenkes dan PMI pusat,” ungkapnya.

Sehingga, lanjutnya, rapat koordinasi pada hari ini tentang peningkatan kualitas UDD. Selain itu juga untuk persiapan pelatihan Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) di Kudus pada besok pagi.

“Karena relawan PMI ini akan pelatihan besok pagi di Kudus dalam rangka peningkatan kapasitas dan juga pelatihan. Termasuk penggunaan teknologi dalam mitigasi terkait situasi lingkungan yang saat ini internet semua. Pada saat teknologi digunakan tentunya kita harus mengikuti era digitalisasi,” ujarnya

Sementara, Ketua PMI Kota Semarang, Dr. dr. Awal Prasetyo,. M.Kes,. Sp.THT-KL MM(ARS) mengatakan bahwa visi PMI pada periode ini adalah lebih profesional, berkolaborasi dan berkesinambungan.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi Pelajar NU Sukoharjo, PC IPNU IPPNU Gelar PORSENI Cabang Futsal

Dengan demikian semua kepengurusan PMI di Jawa Tengah, khususnya Korwil Jateng I ingin memiliki standar yang sama.

“Oleh karena itu kami saling mengisi dan sebagai perwujudan dari tujuan itu, kita lakukan rapat koordinasi,” ujar dia.

Terkait penyetaraan relawan maupun karyawan, Awal menyebut telah dilakukan melalui pertukaran narasumber dalam berbagai kegiatan pelatihan.

“Kami sudah melakukan banyak kegiatan untuk meningkatkan kompetensi, kami saling tukar narasumber untuk memperkaya (Pengetahuan dan keterampilan) menuju standarisasi yang sama,” jelasnya.

Terkait pelayanan darah, Awal menegaskan bahwa semua unit donor darah PMI yang ada di Jawa Tengah telah terakreditasi.

Untuk itu iaonta semua pihak yang memangku kebijakan di rumah sakit agar tidak ragu bermitra dengan UDD PMI.

“Untuk pelayanan darah, sudah semua UDD PMI di Jawa Tengah terakreditasi, jadi untuk para stakeholder jangan ragu-ragu menggunakan UDD PMI sebagai sumber mendapatkan darah yang berkualitas,” pungkasnya. (*)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB