Langit Cerah Band Rilis Single ‘Ayah’, Angkat Kisah Nyata Penuh Haru

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Band asal Sidoarjo, Langit Cerah Band, resmi memperkenalkan single terbaru mereka berjudul Ayah. Lagu tersebut hadir dengan nuansa emosional yang kuat dan mengangkat kisah tentang kerinduan seorang anak kepada sosok ayah yang telah berjuang demi keluarga.

Langit Cerah Band diperkuat oleh Maulana Bagus, Richo Ferdiansyah, dan Adit Yudantz. Band ini resmi terbentuk pada 17 Agustus 2025 dan mulai aktif bermusik sejak 1 Januari 2026.

Perjalanan terbentuknya Langit Cerah Band bermula dari Maulana Bagus dan Richo Ferdiansyah yang sebelumnya pernah berada dalam satu band. Namun, perjalanan musik mereka kala itu harus terhenti karena merasa hasil yang dicapai belum sesuai harapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, Maulana Bagus sempat bekerja di Semarang dan bertemu dengan Adit Yudantz. Di sisi lain, Adit dan Richo juga diketahui memiliki proyek musik masing-masing sebelum akhirnya sepakat membangun Langit Cerah Band bersama.

“Band ini menjadi tempat untuk menghidupkan kembali lagu-lagu karya Maulana Bagus yang sebenarnya sudah lama tercipta,” ujar mereka.

Sebelumnya, Maulana Bagus diketahui pernah membuat dua album. Salah satunya sempat dirilis bersama Katabatic Band di bawah label Kaluku Record. Sementara satu album lainnya batal dirilis karena kerja sama dengan label tidak berlanjut.

Baca Juga :  Sosial Trip 'Tilik Si Mbah', Sahabat Sejuk Nurul Hayat: Healing Terindah Setelah Baitullah

Kini, karya-karya tersebut diaransemen ulang bersama Langit Cerah Band dengan warna musik baru yang lebih matang. Band ini sendiri mengusung genre modern britpop dengan pengaruh dari Oasis, My Chemical Romance, Muse, hingga Blur.

Lewat single Ayah, Langit Cerah Band mencoba menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Lagu ini ternyata diangkat dari kisah nyata sang pencipta lagu, Maulana Bagus.

“Sebetulnya ini merupakan true story dari penciptanya, Maulana Bagus, yang menurutnya hampir semua orang juga mengalami dan merasakan hal yang sama,” ungkap mereka.

Dalam proses kreatifnya, Maulana Bagus berperan sebagai pencipta lagu utama. Ia biasanya memberikan materi dasar kepada personel lain sebelum kemudian dikembangkan bersama menjadi aransemen musik yang utuh. Proses tersebut juga dibantu oleh music director asal Bandung, Dicky Ferdiansyah.

Band ini ingin menyampaikan pesan mendalam lewat lagu Ayah. Mereka mengajak para pendengar untuk lebih bersyukur dan membahagiakan orang tua, khususnya ayah, selagi masih ada kesempatan.

Baca Juga :  Nindy Sukma Rilis Single Dangdut Koplo Berjudul "Tetep Bakoh"

“Bagi yang masih memiliki ayah, bahagiakan beliau. Dan bagi yang sudah tidak ada, berikan doa terbaik untuknya,” kata mereka.

Dibanding rilisan sebelumnya, Langit Cerah Band menyebut single Ayah terasa lebih personal dan emosional karena diangkat langsung dari pengalaman hidup sang pencipta lagu.

Respons awal pendengar pun disebut sangat positif. Banyak pendengar merasa sedih dan terharu setelah mendengarkan lagu tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang mengaku menangis karena teringat sosok ayah mereka masing-masing.

Melalui single ini, Langit Cerah Band berharap karya mereka bisa menjangkau pendengar yang lebih luas dibanding sebelumnya. Ke depan, mereka juga tengah mempersiapkan sejumlah penampilan off air sambil menyesuaikan jadwal latihan rutin para personel yang tinggal berjauhan.

Langit Cerah Band juga berharap bisa ikut memberi warna baru sekaligus berkontribusi dalam memajukan industri musik Indonesia.

“Tetap dengarkan Langit Cerah Band dan tunggu lagu-lagu kami berikutnya,” tutup mereka. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 33 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB