Setahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin, Netizen: 93% Tidak Puas!

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Setahun sudah duet Luthfi–Yasin memimpin Jawa Tengah dengan jargon khas: “ngopeni-ngelakoni” — merawat dan menjalankan.

Terdengar hangat, membumi, dan penuh semangat. Tapi sayangnya, kehangatan itu tampaknya tak sampai ke kolom komentar.

Alih-alih panen tepuk tangan, yang muncul justru badai tombol “tidak puas”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akun Instagram @teropongjateng.id bikin polling online pada Senin (23/2/2026). Bukan polling receh — hampir 47,9 ribu netizen ikut nimbrung. Pilihannya sederhana: puas, belum puas, atau tidak puas.

Akun Instagram @teropongjateng.id bikin polling online pada Senin (23/2/2026). Bukan polling receh — hampir 47,9 ribu netizen ikut nimbrung. Pilihannya sederhana: puas, belum puas, atau tidak puas.

Baca Juga :  Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama

Hasilnya? Plot twist yang nggak perlu spoiler alert.

  • Puas: 1%
  • Belum puas: 6%
  • Tidak puas: 93%

Sembilan puluh tiga persen. Itu bukan angka typo. Itu bukan juga salah pencet. Itu mayoritas mutlak yang kalau ini pilkada, bisa bikin tim sukses langsung minta time out.

Netizen tampaknya tak sepenuhnya terinspirasi oleh narasi “ngopeni-ngelakoni”. Di dunia maya, yang terasa justru “ngelus dada, ngelihat janji”.

Postingan setahun kepemimpinan itu pun meledak interaksi. Tercatat 6.440 likes, 7.278 komentar, direpost 277 kali, dan dibagikan 855 kali.

Angka yang membuktikan satu hal: publik peduli. Tapi peduli saja tak cukup kalau mayoritas merasa belum—atau bahkan tidak—terlayani.

Baca Juga :  Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Satirnya begini: jargon sudah ngopeni, tapi netizen merasa belum benar-benar diopeni. Pemerintahan sudah ngelakoni, tapi warga bertanya, “yang dilakoni itu apa saja?”

Tentu, survei Instagram bukan lembaga riset ilmiah dengan margin of error terukur. Tapi di era digital, suara warganet adalah alarm yang tak bisa dianggap notifikasi biasa. Ketika 93% kompak klik “tidak puas”, itu bukan sekadar opini— itu sinyal.

Setahun pertama mestinya jadi fondasi. Namun kalau fondasinya retak di persepsi publik, tahun kedua tak bisa lagi cuma jualan slogan.

Karena di zaman sekarang, rakyat bukan cuma mau dirawat. Mereka juga mau bukti dirasa. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB