Jreng, Jreng! KPK Panggil Ajudan Sudewo dan Para Kades: Kasus Pemerasan Jabatan Desa Makin Terbuka!

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pati Sudewo (dok.istimewa)

Bupati Pati Sudewo (dok.istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa yang menyeret Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Terbaru, 10 orang saksi dipanggil untuk diperiksa pada Rabu (28/1/2026).

Pemeriksaan dilakukan di Polres Kota Pati, seperti disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Lantas, siapa Saja yang Dipanggil?

Para saksi berasal dari berbagai posisi strategis, mulai dari pejabat pemkab hingga kepala desa. Mereka antara lain:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Tri Hariyama (Kepala Dinas Permendes Pati)
  • Wisnu Agus Nugroho (Ajudan Bupati Pati)
  • Yogo Wibowo (Camat Jakenan)
  • Sejumlah kepala desa: Sidoluhur/Karangrowo, Angkatan Lor, Gadu, Tambakharjo, Semampir, Slungkep
  • Mudasir (swasta)
Baca Juga :  Deflasi Ngeri! Sejumlah Pasar di Gunungkidul Sepi Pengunjung, Apakah Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja?

Meski begitu, KPK belum membeberkan detail materi pemeriksaan.

Sudewo Sudah Jadi Tersangka

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Sudewo sebagai tersangka pada 20 Januari 2026. Ia ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) sehari sebelumnya.

Tak sendirian, tiga kepala desa juga ikut terseret: Abdul Suyono (Kades Karangrowo), Sumarjiono (Kades Arumanis) serta Karjan (Kades Sukorukun). Keempatnya kini ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih, Jakarta, hingga 8 Februari 2026.

Modus: Jabatan Desa Ditukar Uang

Kasus ini bermula di akhir 2025, saat Pemkab Pati berencana membuka 601 formasi perangkat desa pada Maret 2026.

Baca Juga :  Boyolali Naik Kelas, Investor China Masuk Bawa Modal Rp160 Miliar

Kasus ini bermula di akhir 2025, saat Pemkab Pati berencana membuka 601 formasi perangkat desa pada Maret 2026.

Menurut Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu, Sudewo bersama orang-orang kepercayaannya diduga meminta uang dari calon perangkat desa.

Sejumlah kepala desa yang merupakan bagian dari tim sukses ditunjuk sebagai koordinator tingkat kecamatan.

Kasus ini masih terus bergulir, dan KPK memastikan akan menelusuri aliran uang serta peran masing-masing pihak. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB