Serem! BEM UI Terpilih Diteror: WA Diretas, Paket Kain Kafan Datang Bertubi-tubi

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi teror Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2026 terpilih. (Gambar: pinterest)

Ilustrasi teror Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2026 terpilih. (Gambar: pinterest)

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Drama panas usai Pemilihan Raya (Pemira) UI 2025 ternyata belum selesai. Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2026 terpilih, Yatalathof Ma’shum Imawan dan Fathimah Azzahra, jadi korban teror yang makin lama makin absurd.

Mereka menerima teror ancaman mulai dari peretasan WhatsApp sampai kiriman paket COD misterius berisi topeng, gunting taman, bahkan… kain kafan.

Peretasan WhatsApp, Teror Mulai Berdatangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Athof — sapaan Yatalathof — mengaku teror dimulai kurang dari 24 jam setelah ia dinyatakan menang. WhatsApp-nya dicoba diretas, meski gagal. Yang berhasil justru akun WhatsApp milik kakaknya.

“WA kakak aku diretas. Terus dari situ ada pesan teror masuk ke grup keluarga. Isinya foto-foto buat nyuruh aku mundur, lengkap sama ancaman pembunuhan,” cerita Athof di UI Depok, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga :  Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Paket COD Aneh: Topeng, Gunting Taman, Kursi Roda

Teror tak berhenti di digital. Rumah Athof dan Fathimah mendadak jadi “target pengiriman” paket COD dengan barang-barang nyeleneh dan bikin merinding.

Athof menerima tiga paket berisi topeng dengan tagihan ratusan ribu hingga Rp1,8 juta. Sementara Fathimah menerima kiriman gunting taman dan kursi roda.

Lebih ngeri lagi, beberapa mahasiswa vokal lainnya juga dapat paket COD berupa kain kafan, senjata tajam, hingga keris.

Peretasan Menyasar Orang Tua Mahasiswa

Baca Juga :  Bangun Jiwa Wirausaha di Era Digital, Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK Putra Satria Jadi Digital Influencer yang Produktif

Fathimah juga mengalami nasib serupa. WhatsApp ayahnya diretas dan pelaku mengirim pesan langsung ke Fathimah.

“Pesannya kayak, ‘Lo mending mundur’ sampai ‘Lo akan gue eksekusi’. Bahkan dikirim juga ke grup keluarga dan grup RT,” ungkap mahasiswa Fakultas Kedokteran UI itu.

Awalnya, akun sang ayah mengirim foto Fathimah dan Athof dengan tulisan “klaim tidak berdasar”, lalu pesan ancaman pun menyusul.

Baik Athof maupun Fathimah mengaku tidak tahu siapa pelakunya. Mereka menegaskan hubungan mereka dengan pihak-pihak terkait Pemira selama ini baik-baik saja.

Kasus ini pun telah dilaporkan ke pihak kampus. “Kampus bilang akan bantu menangani masalah ini,” kata Fathimah. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Berita ini 33 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB