80 Tahun Pertempuran Lima Hari di Semarang: Saat Kota Lawan Takdir dengan Nyali

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teatrikal Pertempuran Lima Hari di Semarang, di Tugu Muda, Kota Semarang, Selasa (14/10/2025) malam. Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Teatrikal Pertempuran Lima Hari di Semarang, di Tugu Muda, Kota Semarang, Selasa (14/10/2025) malam. Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Tiap Oktober, Semarang selalu punya “flashback” keren: Pertempuran Lima Hari. Yup, ini bukan sekadar perang, tapi momen ketika kota ini membuktikan—semangat merdeka gak bisa dibungkam, meski pelurunya nyata.

Di tengah hiruk-pikuk 1945, ada sosok dokter keren bernama Kariadi. Bukan pejuang bersenjata, tapi ilmuwan yang hatinya berapi-api. Malam 14 Oktober, ia nekat keluar rumah demi ngecek kabar air di reservoir diracun Jepang.

Sayangnya, belum sampai tujuan, ia ditembak di Jalan Pandanaran. Sejak itu, namanya jadi simbol keberanian anak bangsa yang ogah diam di masa genting.

“Dia bukan pemicu perang, tapi korban pertama yang bikin semangat rakyat meledak,” kata Mosez Christian, pegiat sejarah Semarang, dalam pameran Ketika Api Menyala di Semarang.

Tapi, kisah heroik tak berhenti di situ. Ada juga Oei Tiong Djioe, pemilik Toko Buku Merbabu, yang waktu itu malah buka gudang makanan buat bantu warga kelaparan.

Bareng Sayuti Melik dan S.K. Trimurti, mereka gotong royong biar rakyat gak kehabisan bahan pokok di tengah chaos. Bayangin, di tengah perang, masih sempat mikirin orang lain. Gila, solidaritas level dewa!

Baca Juga :  Rute Trans Jateng dan KA Prameks Akan Diperpanjang Hingga Gombong, Beneran nih?

Pertempuran sendiri pecah dini hari 15 Oktober 1945. Pemuda-pemuda Semarang menyerbu dari barat ke arah Tugu Muda, dan dari timur ke Mataram.

Dentuman senjata, teriakan, dan keberanian membentuk sejarah baru kota ini. Lima hari berturut-turut Semarang bergetar. Ribuan nyawa jadi taruhan, tapi semangat mereka bikin bangsa ini berdiri tegak.

Akhirnya, pasukan Sekutu datang dan gencatan senjata diumumkan. Tapi api semangat yang nyala waktu itu gak pernah padam.

Karena di Semarang, sejarah bukan cuma kenangan—tapi energi buat terus melawan ketidakadilan, dalam bentuk apa pun. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi
Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan
Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga
Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?
REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis
Jateng Bakal Libatkan TNI-Polri Buat Tarik Pajak Desa: Bakal Serem, dong!?
Peserta Membludak! Belajar Bersama Persiapan Ujian PPAT 2026 Pengda IPPAT Kota Surakarta Berlangsung Meriah
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:58 WIB

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:18 WIB

Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB