Waroeng Semawis Comeback! Surga Kuliner Malam Semarang yang Bikin Kangen Kembali Bergairah

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: dok. Pemkot Semarang)

(Foto: dok. Pemkot Semarang)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga! Setelah hampir setahun vakum, ikon kuliner malam paling legendaris di Kota Semarang — Waroeng Semawis Pecinan — resmi buka lagi!

Malam pembukaan pada Sabtu (5/4/2025) langsung pecah! Sepanjang Gang Warung Pecinan penuh sesak oleh warga yang kangen suasana jajanan malam khas Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, ikut hadir bersama jajaran Pemkot dan Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (KOPI Semawis), menikmati malam penuh rasa dan nostalgia ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari Sekadar Jajan, Ini Tentang Semangat Hidup Kembali

Bukan cuma soal kuliner, kembalinya Waroeng Semawis jadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Sebanyak 60 tenant kuliner ikut meramaikan—dari makanan khas Semarang, jajanan Nusantara, sampai kuliner Tionghoa autentik yang bikin siapa pun tergoda buat nyobain semuanya.

“Senang banget ya Pasar Semawis dibuka lagi. Ini hari pertama setelah hampir setahun berhenti,” ujar Agustina dengan senyum sumringah.

Ia pun memberi kabar baik, “Sekarang tiap Sabtu dan Minggu, bahkan rencananya minggu depan buka mulai Jumat!”

Baca Juga :  Bukan Sekadar Air Isi Ulang, MDA Filter Kudus Menyaring Harapan Hidup Sehat

Wisata Malam yang Nggak Cuma Kenyang, Tapi Bikin Betah

Waroeng Semawis bukan sekadar pasar malam biasa. Pemerintah Kota Semarang berencana menyulapnya jadi destinasi wisata malam terpadu yang nyambung langsung dengan kawasan Kota Lama.

“Kalau ini bisa berkelanjutan, kita bakal deklarasikan bareng Kota Lama. Nanti di sana akan dipasang pengumuman bahwa setiap Sabtu-Minggu malam Pasar Semawis buka, supaya wisatawan bisa lanjut ke sini,” kata Agustina antusias.

Dancer Waroeng Semawis (sumber: Instagram @waroengsemawissemarang)

Suasana Akrab, Rasa Nggak Ada Duanya

Malam itu, suasana benar-benar hangat. Agustina terlihat santai berkeliling, ngobrol sama pedagang, dan foto bareng pengunjung yang berebut momen. “Aku jajan siomay, terus cakwe. Harus itu!” katanya sambil tertawa.

Bau sate, aroma kue mochi, dan tawa pengunjung bercampur jadi satu—menciptakan energi khas yang cuma ada di Semawis.

Lebih Rapi, Aman, dan Ramah Pengunjung

Waroeng Semawis kini tampil lebih tertata dengan jam operasional baru: setiap Jumat–Minggu, pukul 18.00–22.00 WIB.
Pemkot Semarang dan komunitas lokal juga kompak menjaga kebersihan, keamanan pangan, dan kenyamanan kawasan.

Baca Juga :  Kembali Berulah, Ratusan Kreak di Semarang Dilibas Polisi! Begini Sejarah Kreak Sebenarnya!

“Pesan saya satu, supaya kondisinya dijaga, kebersihan dijaga, dan keamanan pangannya dijaga. Karena ini akan menumbuhkan perekonomian kita,” pesan Agustina.

Dari Semarang, untuk Semarang

Lebih dari sekadar tempat jajan, Waroeng Semawis adalah denyut nadi kebersamaan warga Semarang. Ia hidup dari semangat gotong royong dan cinta terhadap kuliner lokal.

“Ini sesuai dengan pesan pemerintah pusat: buatlah keramaian supaya orang berjualan, supaya orang datang, sehingga uangnya berputar dan ekonomi tumbuh,” tambah Agustina.

Dengan wajah baru yang lebih rapi dan vibe yang tetap hangat, Waroeng Semawis siap kembali jadi tempat wajib nongkrong setiap akhir pekan — karena kalau belum ke sini, belum sah rasanya menikmati malam di Semarang!

Apakah kamu siap untuk nostalgia rasa di tengah gemerlap Pecinan? Waroeng Semawis – buka tiap Jumat–Minggu, pukul 18.00–22.00 WIB. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB