Angkat Kembali Isu Orde Baru, RAW THEORY Rilis Single Perdana Berjudul ‘KARAM’

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET., JAKARTA – Raw Theory dibentuk di Yogyakarta dengan format trio. Anggotanya terdiri dari Ahmad Ali (vokal), Rimanda Sinaga (gitar), dan Akbar Gober (drum).

Awal berdirinya Raw Theory karena pertemuan tak disengaja antara Ahmad Ali dengan Rendi Derainway, founder DRW Legacy pada awal tahun 2024. DRW Legacy merupakan manajemen artis baru di Jogja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya aku lagi ngisi reguler di beberapa kafe di Jogja gitu, terus kebetulan Mas Rendi sering nonton aku pas ngamen, lalu kadang sengaja nyamperin kalau pas aku lagi main di mana,” ujar Ahmad Ali mengawali obrolan.

Pertemuan itu rupanya membuat mereka akrab dan intens bertemu. Keduanya kemudian sepakat berkarya bareng. Ahmad Ali diminta mendirikan grup band Raw Theory di bawah asuhan DRW Legacy.

“Singkat cerita, kita ngobrol-ngobrol dan obrolannya serius, lalu Mas Rendi ngasih penawaran lah. Menawarkan proyekan buat bikin sesuatu dengan rasa sound design 90s gitu lah, dengan format band,” kata Ahmad Ali.

 

Setelah itu, Rendi Derainway pun juga meminta Ahmad Ali langsung menyempurnakan satu buah lagu. Lirik mentahnya dibuat oleh Rendi Derainway sendiri untuk menstimulasi semangat Ahmad Ali.

“Akhirnya setelah aku setujui, Mas Rendi selaku produser ternyata langsung ngasih draft lirik mentah dan minta aku untuk segera mengolahnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Psychological First Aid, Langkah Cepat Redakan Kecemasan di Tengah Krisis

Tak perlu lama, Ahmad Ali langsung mencoba membuat aransemen mentahnya memakai gitar akustik dengan perekaman seadanya menggunakan voice note dari ponselnya. Ahmad Ali mengerjakannya cuma dalam waktu semalam.

“Aku rekam dengan format ‘kasar’, pakai gitar bolong aja. Menurutku pada saat itu yang penting kebaca dulu nih, mana verse-nya, mana chorus-nya, mana reff-nya, interlude-nya, dan seterusnya,” ujarnya.

“Mas Rendi ternyata langsung oke dan minta aku segera merekam lagunya di studio agar bisa punya plan untuk perilisan. Dari situlah akhirnya lahir lagu berjudul ‘Karam’ ini,” kata dia.

Menurut Ahmad Ali, secara aransemen, lagu ‘Karam’ ini secara general membawa unsur modern rock. Namun Raw Theory mengklaim bahwa.mereka mengusung 90s rock.

Soal lirik lagunya, ‘Karam’ terinspirasi dari novel Laut Bercerita karya Leila S Chudori yang mengangkat tentang perjuangan aktivis mahasiswa di masa Orde Baru yang sengaja dihilangkan dan dibuang.

“Kami mengangkat soal itu karena kami pikir tema soal Orde Baru ini tak pernah usang dan beberapa waktu terakhir sedang menjadi
sorotan,” ujar Rendi Derainway menambahkan.

Usai lagu ‘Karam’ jadi, Ahmad Ali dan Randy Derainway merekrut Rimanda Sinaga dan Akbar Gober. Ketiganya langsung sepakat berkarya dengan bendera Raw Theory karena ternyata punya visi yang sama.

Baca Juga :  Mau Menjadi Indonesia Hebat? Jalankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia

Untuk proses pembuatannya, Raw Theory melakukan seluruh perekaman instrumen di Seven Dragons Studio, studio milik Rimanda Sinaga. Sedangkan untuk mixing dan mastering dikerjakan oleh Achmad Gufron di AG Recorder.

Lagu ‘Karam’ sudah bisa didengarkan di gerai-gerai musik digital seperti Spotify, Apple Music, Deezer, dll sejak Senin 30 Juni 2025. Sedangkan untuk video klipnya juga mengudara pada Jumat 11 Juli 2025 di kanal YouTube Raw Theory.

Rencana Raw Theory ke depan rupanya sudah cukup matang. Setelah single ‘Kembali’ ini, rupanya Ahmad Ali, Rimanda Sinaga, dan Akbar Gober sedang meramu beberapa materi lagu untuk rilisan berikutnya.

“Kami sudah menabung draft lagu untuk karya Raw Theory berikutnya. Jumlahnya sudah ada sekitar tujuh lagu,” kata Akbar Gober.

“Dari DRW Legacy sendiri, menargetkan kami untuk segera merilis full album, minimal EP pada akhir tahun nanti. Kami juga ada rencana bikin showcase, untuk mempresentasikan karya-karya baru kami, dengan lebih matang tentunya,” imbuh Rimanda Sinaga mengakhiri obrolan. (Red)

MEDIA SOSIAL:
Raw Theory
@rawtheory
@rawtheory.id

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB