Pengembangan Kawasan MAJT untuk Kemakmuran Umat Memerlukan Dukungan Stakeholders

- Penulis

Sabtu, 7 Juni 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Masjid Agung Jawa Tengah (sumber: pinterest)

Foto Masjid Agung Jawa Tengah (sumber: pinterest)

SUARAMUDA, SEMARANG — Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang sebagai salah satu tetenger dan trademark Provinsi Jawa Tengah, sehingga harus bisa memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Usai shalat Idul Adha kemarin, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan dukungannya dalam pengembangan kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

“MAJT ini jadi trademark kebanggaan bagi masyarakat muslim kita. Kita harus punya tetenger yang harus kita uri-uri. MAJT adalah ikon daripada Jawa Tengah,” kata Luthfi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

POV: Salam-salaman Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Ketua Yayasan MAJT Prof. Dr. Noor Ahmad dengan jamaah shalat Idul Adha di Masjisd Agung Jawa Tengah, Jumat (6/6/2025)

Dia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai pengemban fungsi Yayasan MAJT memiliki kewajiban untuk mengembangkan kawasan MAJT.

Pengembangan MAJT akan di arahkan pada nilai-nilai budaya Keislaman dan nilai-nilai sosial kemasyarakatan lain.

“MAJT tidak hanya memakmurkan masyarakat sekitar, tetapi juga untuk memberikan usaha dalam rangka menunjang kemakmuran umat Islam di wilayah kita,” jelasnya.

Baca Juga :  PMII Wahid Hasyim 22 Tahun: Bukan Sekadar Usia, Tapi Gugatan Kesadaran

Luas lahan kawasan MAJT mencapai sekitar 34 hektare. Selain bangunan masjid yang sudah ada, kawasan itu nanti akan dibangun juga pesantren, rumah sakit, pusat bisnis, dan rumah pemotongan hewan (RPH).

Terkait RPH, Pemprov Jateng juga memiliki program prioritas yaitu sembelih halal. Program ini menjadi kesatuan dalam program Pesantren Obah.

“Misalnya ada pasarnya, ada penyembelihannya, kemudian tamu-tamu kenegaraan bisa kita suguhkan dengan tipologi MAJT yang kita punyai. Jadi ikon MAJT ini menjadi trademark Provinsi Jawa Tengah untuk kita jual, tidak hanya wilayah Jawa Tengah tapi juga internasional,” jelas Luthfi.

Pesantren Tanfidz Al-Qur’an di MAJT

Ketua Pengurus Pengelola MAJT, Prof. Dr. Noor Ahmad mengatakan, saat ini di kawasan MAJT sudah ada Pesantren Tanfidz Al-Qur’an. Di mana semua santrinya merupakan bea siswa dari Baznas Jateng.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Launching Kantor Gubernur Sebagai Rumah Rakyat, Masyarakat Dipersilahkan "Ngudo Roso" pada Gubernur

Pesantren ini juga sudah berkolaborasi dengan perguruan tinggi sehingga selain bisa hafal Al-Qur’an juga dapat belajar pendidikan formal.

“Setelah lulus mereka kami kembalikan ke daerah masing-masing untuk menjadi imam yang kita bekali dengan tafsir, hadits dan pemahaman Islam yang rahmatanlilalamin,” ujar Prof. Noor, sapaan akrabnya.

Terkait pengembangan pusat bisnis, saat ini sudah ada pasar tradisional yang lumayan ramai di sekitar kawasan MAJT. Untuk RPH juga sudah disiapkan dengan nama RPH Kang Jalal (tukang jagal halal).

“Nanti juga akan kami kembangkan terkait agrowisatanya. Kami canangkan MAJT ini menjadi masjid rujukan tidak hanya di Jawa Tengah tapi juga nasional,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB