Peninggalan Peradaban Turki Utsmani di Semenanjung Krimea

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Istana Khan di Bakhchysarai, bekas ibu kota Khanate Krimea,

Istana Khan di Bakhchysarai, bekas ibu kota Khanate Krimea,

Laporan Eksklusif Jurnalis Suara Muda, Amy Maulana

SUARAMUDA, KRIMEA, RUSIA – Semenanjung Krimea menyimpan jejak sejarah panjang pengaruh Turki Utsmani, terutama melalui Khanate Krimea yang menjadi negara vasal Ottoman selama lebih dari tiga abad (1475-1774).

Peninggalan terbesar dari era ini terlihat jelas dalam arsitektur kota-kota tua Krimea. Istana Khan di Bakhchysarai—-bekas ibu kota Khanate Krimea—menjadi mahakarya arsitektur Utsmani paling megah di wilayah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dibangun abad ke-16, kompleks istana ini menampilkan ciri khas arsitektur Ottoman seperti halaman bergaya Topkapi, masjid megah, dan air mancur marmer yang menginspirasi puisi sastrawan Rusia Pushkin yang pernah berkunjung di sana.

Baca Juga :  Delegasi Santri dari Cirebon Ukir Pengalaman Berharga di Ajang Olahraga Internasional di Rusia

Masjid Juma Khan di Simferopol yang dibangun tahun 1508 menjadi saksi bisu penyebaran Islam Utsmani di Krimea.

Menara masjid ini menunjukkan gaya khas Ottoman yang kontras dengan arsitektur Rusia yang mendominasi Krimea modern.

Masjid Juma Khan di Simferopol yang dibangun tahun 1508

Peninggalan militer Utsmani juga dapat ditemukan di benteng-benteng pertahanan seperti Yeni-Kale di Kerch, yang dibangun untuk menghadapi ekspansi Rusia.

Pengaruh budaya Utsmani tetap hidup dalam tradisi masyarakat Tatar Krimea. Bahasa Tatar Krimea banyak menyerap kosakata Turki Ottoman, sementara kuliner khas seperti çibörek dan pakhlava menunjukkan akar budaya yang sama.

Baca Juga :  Indonesia Resmi Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Ini Arti Besar dan Tugas yang Bakal Dijalankan

Sistem hukum dan pemerintahan Khanate Krimea juga mengadopsi model Utsmani, dengan penerapan hukum syariah dan jabatan-jabatan seperti Qadi (hakim agama).

Di era modern, warisan Utsmani bagi Rusia merupakan peninggalan dan bukti multikulturalisme Krimea, komunitas Tatar Krimea sampai hari ini terus mempertahankan identitas mereka.

Di Krimea produk halal banyak dijual di supermarket lokal, beberapa wilyah banyak masjid ditemukan.

Warisan Utsmani di Krimea tetap menjadi bukti penting periode ketika wilayah ini menjadi jembatan budaya antara dunia Islam, Eropa, dan Slavia. (Amy)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB