Mengenal Potensi Desa Segoro Tambak sebagai Penghasil Produk Perikanan dan Olahan Unggulan

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SIDOARJO — Terletak di pesisir timur Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Desa Segoro Tambak merupakan salah satu desa dengan kekayaan sumber daya alam yang menjanjikan, khususnya di bidang perikanan dan pengolahan hasil laut.

Dikenal sebagai desa tambak, mayoritas masyarakatnya menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan, baik sebagai pembudidaya maupun pengolah hasil laut.

Aktivitas tambak di desa ini menjadi tulang punggung perekonomian lokal. Aneka hasil tangkapan seperti kepiting, ikan bandeng, kerang hijau, udang, dan kerang dara menjadi komoditas unggulan yang banyak diminati pasar lokal maupun regional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketersediaan bahan baku segar ini kemudian mendorong tumbuhnya berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pengolahan hasil laut.

UMKM di Desa Segoro Tambak tidak hanya menjual produk mentah, tetapi juga telah berkembang ke arah pengolahan makanan bernilai tambah.

Baca Juga :  Apa Iya, di Semarang Ada "Kupat Jembut", Kuliner yang Diperebutkan Saat Syawalan?

Beberapa produk olahan yang telah diproduksi secara mandiri oleh masyarakat antara lain:

  • Stik duri ikan, sebagai camilan inovatif yang memanfaatkan bagian ikan yang sering terbuang.
  • Bandeng presto dan bandeng bakar, yang menjadi ikon kuliner khas desa.
  • Otak-otak ikan, kudapan favorit yang memiliki potensi ekspor.
  • Frozen food berbasis seafood, yang menjawab kebutuhan konsumen akan kepraktisan dalam konsumsi makanan laut.

Potensi ini menunjukkan adanya pergeseran dari sekadar produksi primer menuju industri pengolahan berbasis rumah tangga, yang membuka peluang kerja dan meningkatkan taraf hidup warga setempat.

Tatangan yang Dihadapi

Namun demikian, potensi besar ini juga diiringi dengan tantangan lingkungan, salah satunya adalah limbah hasil pengolahan.

Limbah cangkang kerang dan sisa-sisa ikan hasil produksi makanan masih belum dimanfaatkan secara optimal.

Padahal, limbah tersebut memiliki nilai ekonomis jika diolah dengan pendekatan teknologi tepat guna, seperti dijadikan bahan baku pakan ternak, pupuk organik, atau bahkan kerajinan bernilai seni.

Baca Juga :  Kreativitas Indonesia Mendunia Lewat Russian International Creative Season 2025 di Rusia

Dengan memanfaatkan teknologi dan dukungan dari perguruan tinggi serta pemerintah daerah, potensi desa ini masih bisa terus dikembangkan.

Integrasi antara kegiatan ekonomi, pengelolaan lingkungan, dan inovasi produk menjadi kunci utama untuk menjadikan Desa Segoro Tambak sebagai model desa pesisir yang mandiri dan berkelanjutan.

Melihat kekayaan sumber daya dan semangat wirausaha masyarakatnya, Desa Segoro Tambak memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi sentra produk perikanan dan olahan laut unggulan di Jawa Timur.

Tinggal bagaimana sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi dapat terus dibangun untuk mendorong transformasi desa menjadi lebih maju dan berdaya saing. (Red)

Artikel ini ditulis oleh: Aynia Ayu Nur Afifah dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T., Mahasiswa dan Dosen Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 55 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB