Wah …. Disbudpar Semarang Tak Gelar Event Mahakarya Goa Kreo Guys: Efisiensi!

- Penulis

Rabu, 9 April 2025 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG – Dengan alasan efisiensi anggaran, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, memastikan tidak akan menggelar Mahakarya Goa Kreo.

Meski demikian, Kepala Disbudpar Kota Semarang, R Wing Wiyarso menjelaskan, walau tak menggelar Mahakarya Goa Kreo, tapi tradisi Sesaji Rewanda tetap digelar pada Sabtu (12/4/2025) sebagai tradisi Syawalan masyarakat Kandri.

“Karena ini tradisi, akan tetap laksanakan walaupun sedikit berbeda karena efisiensi anggaran,” ucapnya.

Wing mengaku, pihaknya ke depan akan mencari sponsorship atau pihak yang bersedia menggelontorkan dana corporate social responsibility (CSR) untuk gelaran Maha Karya Goa Kreo.

Ilustrasi sekelompok monyet yang ada di Goa Kreo/ sumber: pinterest

Ia juga mengatakan, walaupun tidak digelar tapi masih banyak event yang bisa menarik wisatawan seperti Festival Budaya Lintas Agama atau yang sebelumnya bernama Festival Ogoh-Ogoh.

Untuk diketahui, Mahakarya Goa Kreo yang biasanya menjadi event tahunan sehari sebelum Sesaji Rewanda.

Baca Juga :  Sino-Nusantara Institute Jembatani Pertemuan Delegasi Pemkot Heze, China dengan Pemkot Semarang

Mahakarya Goa Kreo ini merupakan pertunjukan seni yang menceritakan tentang perjalanan Sunan Kalijaga di Goa Kreo.

Sedangkan Sesaji Rewanda berasal dari kata sesaji yang artinya memberi dan Rewanda berarti monyet.

Ritual ini bertujuan untuk mengingat perjalanan Sunan Kalijaga dan pesannya untuk menjaga kelestarian alam, termasuk monyet-monyet di sana. (Red)

Sumber: Jawa Pos Radar Semarang

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Foto: CNN Indonesia

KABAR NUSANTARA

Mimpi Buruk Bangladesh Jadi Kenyataan, Indonesia Mengamuk 9-2

Jumat, 2 Okt 2026 - 08:10 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur, sebelum DPR mengumumkan proses pemberhentiannya dari jabatan Kapolri pada Kamis (1/10/2026)./ kompas.com

KABAR NUSANTARA

Akhirnya Kapolri Diganti, Simak!

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:56 WIB