Siap-siap! Siswa SMK Nantinya Bakal Sekolah Selama 4 Tahun, Simak Selengkapnya!

- Penulis

Rabu, 26 Maret 2025 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMA/ Ilustrasi: Pinterest

Pelajar SMA/ Ilustrasi: Pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) ke depan akan mendapatkan program pembelajaran selama 4 tahun.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan peluang kerja ke luar negeri bagi siswa SMK.

“Menyiapkan lulusan SMK yang siap untuk bekerja di mancanegara dan kami merencanakan SMK-SMK kita terutama SMK yang sudah berperingkat PK program unggulan ini nanti akan kami desain untuk menjadi SMK yang masa studinya sedikit lebih lama dari SMK yang lainnya,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Senin (24/3/2025).

Masa sekolah selama empat tahun tersebut terdiri dari tiga tahun sekolah umum dan satu tahun persiapan untuk bekerja di luar negeri.

Setelah itu, lulusan dapat ditempatkan di perusahaan-perusahaan mancanegara

“SMK itu kita desain untuk nanti bisa belajar 4 tahun dan 1 tahun yang terakhir adalah untuk penyiapan mereka bekerja di mancanegara, “ujarnya.

Baca Juga :  Pecah Telur! Mellynda Jadi Lulusan Perdana Magister Ilmu Politik Unwahas

Dalam merealisasikan program ini, Kemendikdasmen menggandeng dua kementerian lain yakni Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Perlindungan Pekerja Imigran.

“PKS ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang sudah kami tanda tangani dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran”

“Dan kami dengan Kementerian Ketenagakerjaan akan bekerjasama untuk pengembangan pelatihan bagi para siswa SMK untuk dapat praktek di BLK yang dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan,” jelas Mu’ti. (Red/ sumber; Kompas.com)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB