Pesan Habib Ja’far di Masjid Istiqlal Jakarta: Ayo ke Uzbekistan!

- Penulis

Senin, 17 Februari 2025 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta berlalu-lalang di depan billboard

Peserta berlalu-lalang di depan billboard "Membumikan Al-Quran" di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (15/2/2025) malam pada perayaan HUT ke-20 Pusat Studi Al-Quran (PSQ).

SUARAMUDA, JAKARTA — “Ayo ke Uzbekistan!”. Ini adalah pesan Habib Husein Ja’far yang dakwahnya kini banyak didengarkan khalayak Muslim di Indonesia, khususnya GenZ.

Habib Ja’far, sapaan karibnya, menyempatkan diri menyampaikan ajakannya ke Uzbekistan itu pada saat berbicara di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (15/2/2025), malam.

Habib Ja’far berbicara dalam topik kajian “Membumikan Al-Quran”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Habib Ja’far, pemilik nama komplet Habib Husein Ja’far Al-Hadar menamatkan status Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir di Universitas Islam (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang.

Pria kelahiran 21 Juni 1988 ini aktif sebagai pendakwah dan penulis Keislaman Indonesia.

Habib Ja’far aktif juga di Akademi Kebudayaan Islam Jakarta.

Acara kajian itu memang bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-20 Pusat Kajian Al-Quran.

Flyer promosi berkunjung ke Uzbekistan pada peluncuran acara “Rahmat Uzbekistan”, Sabtu (8/2/2025), di Mesjid Istiqlal, Jakarta.

Tujuan wisata religi Islam

Dalam perbincangan dengan suaramuda.net beberapa waktu silam, Presiden Direktur Simmetrico Indonesia Rocky Oetomo menyebut Uzbekistan adalah pilihan tujuan atau destinasi wisata religi Islam bagi pelancong asal Indonesia.

Baca Juga :  Ya Tuhan! Kenapa 400 Gerai Alfamart di Indonesia Tutup?

Uzbekistan memiliki 35 juta penduduk yang mayoritas Muslim.

Uzbekistan punya kota wisata religi Samarkand yang menjadi muasal tokoh Islam dunia, Imam Bukhari.

Faktanya, salah satu Wali Songo—penyebar agama Islam di Jawa—Maulana Malik Ibrahim erat pula kaitannya dengan Uzbekistan.

“Selain wisata religi, Uzbekistan menjadi tujuan wisata makanan halal,” imbuh Rocky.

Plov dan samsa adalah dua dari beragam kuliner khas Uzbekistan yang dapat menjadi pilihan turis Indonesia untuk dinikmati.

Data menunjukkan ada 1,3 juta warga Indonesia yang melakukan ibadah umroh tiap tahunnya.

“Kami menyasar 20 persen warga Indonesia yang umroh untuk berkunjung ke Uzbekistan,” lanjut Rocky.

Selain Samarkand, beber Rocky, ada tiga kota yang patut dikunjungi para turis religi asal Indonesia ke Uzbekistan.

Ketiganya adalah ibu kota Tashkent, Khiva, dan Bukhara.

Baca Juga :  Kolaborasi, Ratusan Volunteer Green Heroes of Serang dan Trash Ranger Banten Sapu Bersih Alun-alun Kota Serang

Bukhara, terang Rocky, adalah kota yang menjadi saksi perkembangan Islam berabad-abad lamanya.

Di Khiva, ada peninggalan atau heritage benteng unik yang dilindungi UNESCO.

Keunggulan Uzbekistan dalam hubungan perjalanan wisata, beber Rocky, juga terbukti dari posisi geografisnya.

Uzbekistan adalah penghubung utama atau main hub dari empat negara sekitar yaitu Tajikistan, Kirgistan, Kazakstan, dan Turkmenistan.

Berkenaan dengan main hub tadi Uzbekistan melayani penerbangan ke keempat negara tadi.

Sementara, penerbangan langsung Jakarta-Tashkent pp (pergi-pulang) dilayani dua kali seminggu oleh maskapai penerbangan nasional Uzbekistan.

Selanjutnya, banderol berkunjung ke Uzbekistan per orang selama 3 hari 2 malam ada di kisaran 600 dollar AS.

Mata uang Uzbekistan, cerita Rocky adalah som.

Uniknya, nilai 1 som sama dengan 1 rupiah.

Dengan kesetaraan nilai tukar itu, ada kemudahan bagi wisatawan Indonesia menghitung angka rupiah pengeluaran selama menikmati berwisata di Uzbekistan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB