Merajut Harapan di Ujung Kulon: Cerita dari Kampung Paniis

- Penulis

Kamis, 13 Februari 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kegiatan pengabdian masyarakat oleh Gerakan Harapan Indonesia (Gerhan) Batch 5  di Kampung Paniis Ujung Kulon

Foto kegiatan pengabdian masyarakat oleh Gerakan Harapan Indonesia (Gerhan) Batch 5 di Kampung Paniis Ujung Kulon

SUARAMUDA, UJUNG KULON — Kampung Paniis bukanlah destinasi yang dipilih secara sembarang.

Melalui survei mendalam, daerah ini menjadi prioritas pengabdian Gerakan Harapan Indonesia (Gerhan) Batch 5 karena berbagai pertimbangan, mulai dari akses kesehatan yang terbatas hingga infrastruktur yang masih perlu pengembangan.

Lebih dari sekadar program pengabdian, kehadiran tim Gerhan membawa kehangatan tersendiri bagi warga Paniis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga setempat, Wahyu, merasa sangat senang ketika ada tamu dari luar atau mahasiswa yang sedang mengabdi di daerah Paniis ini.

Foto kegiatan pengabdian masyarakat oleh Gerakan Harapan Indonesia (Gerhan) Batch 5 di Kampung Paniis Ujung Kulon

“Karena daerah ini jadi ramai. Ketika kalian pulang, daerah ini jadi sepi kembali, ” ucapnya.

Baca Juga :  Bukan Gila, Bukan Jahat: Mengungkap Mitos tentang Intrusive Thoughts dan Cara Menangani dengan PFA

Tersimpan kisah yang lebih dalam tentang ketangguhan masyarakat Paniis. Musyaffa Ali Syawaludin, Ketua Pelaksana Gerhan Batch 5, berbagi cerita tentang perbincangannya dengan Jumrah mengenai hikmah di balik tsunami 2018 lalu.

Meski bencana tersebut meninggalkan luka yang mendalam, ia melihat bagaimana peristiwa tersebut justru membuka pintu solidaritas yang lebih besar.

Renaldi Ramadhani, Koordinator Logistik, membagikan pengalaman manisnya berinteraksi dengan anak-anak setempat.

“Mereka seneng banget, happy banget dengan kedatangan kita ke lingkungan mereka,” ceritanya.

Bahkan saat tim Gerhan hendak pulang, anak-anak bertanya dengan polos, “Kesini lagi kapan?”

Program pengabdian ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang belajar dari kearifan lokal dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi tantangan hidup.

Baca Juga :  Wow! Google Doodle Hari Ini Suguhkan Game Edukasi Fase Bulan yang Seru dan Interaktif

Melalui Gerhan batch 5, terjalin ikatan yang lebih dari sekadar hubungan pemberi dan penerima bantuan–sebuah persaudaraan yang dibangun atas dasar kepedulian dan kemanusiaan.

Tujuh hari di Kampung Paniis mengajarkan bahwa pengabdian bukan sekadar tentang memberi, tetapi juga tentang belajar dan menghargai.

Kini, ketika tim Gerhan telah kembali, mereka membawa pulang lebih dari sekadar kenangan – mereka membawa pelajaran berharga tentang keteguhan, harapan, dan kekuatan sebuah komunitas dalam menghadapi tantangan hidup. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB