Uniknya Perayaan “Tahun Baru Lama” di Rusia

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: Penduduk Rusia saat sedang menyiapakan makanan khas Tahun Baru Lama di Rusia

POV: Penduduk Rusia saat sedang menyiapakan makanan khas Tahun Baru Lama di Rusia

SUARAMUDA, MOSKOW, RUSIA — Setelah merayakan Tahun Baru dan perayaan Natal bagi Kristen Ortodoks pada tanggal 7 Januari 2025, rakyat Rusia kembali merayakan peristiwa penting, yaitu perayaan Tahun Baru Lama atau dalam bahasa Rusia diberi nama “Starye novyy god”.

Tahun Baru Lama adalah hari libur tidak resmi yang dirayakan pada malam tanggal 13-14 Januari 2025. Sejarahnya perayaan ini bertepatan dengan sistem peralihan kalender rakyat Rusia, dari kalender Gregorian beralih dari kalender Julian pada tahun 1918.

Perayaan ini ketika ada kesempatan untuk bertemu dengan kerabat, saudara, dan teman, dan dengan mereka yang tidak sempat merayakan Tahun Baru.

Oleh karena itu, salah satu tradisi di Tahun Baru lama adalah pergi berkunjung, mengadakan pesta sederahana bersama dengan hidangan khas Tahun Baru Lama. Salah satu hidangan ini adalah vareniki, sejenis pangsit isian kentang, kubis, beri, dan lain-lain.

Namun, ada tradisi khusus pada perayaan ini, yaitu membuat pangsit dengan kejutan. Berbagai benda dapat dibungkus dalam adonan pangsit untuk melambangkan keberuntungan atau meramal masa depan.

Setiap orang yang hadir di pesta dapat memilih pangsit dengan kejutan, dan ini menambah unsur kemeriahan dan keingintahuan pada perayaan tersebut. Misalnya pangsit isi koin adalah simbol kekayaan dan kesejahteraan finansial.

Baca Juga :  "Geger Geden" Lurr! Presiden Rusia Vladimir Putin Terancam Kudeta!

Pangsit dangan isi daun salam untuk keberuntungan dan kesuksesan. Pangsit isi potongan garam adalah masalah atau kesulitan. Pangsit isian sayur hijau adalah kesehatan dan kesejahteraan.

Bagi rakyat Rusia, Tahun Baru Lama adalah moment kehangatan, kenyamanan, dan komunikasi dengan orang-orang terkasih, kerabat, dan teman. Apalagi dirayakan pada saat musim dingin, bersama turunnya saju. (Red)

Penulis: Amy Maulana

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB