Mahasiswa Administrasi Publik UNY Sukses Lakukan Program Pemberdayaan Masyarakat di Dusun Karangmalang, Godean, Sleman

- Penulis

Selasa, 26 November 2024 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, YOGYAKARTA – Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sukses melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Dusun Karangmalang, RT 01 RW 18, Sidomoyo, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program yang berlangsung dari 3 November hingga 24 November 2024 ini mengusung tema pengelolaan limbah sampah organik melalui metode biopori.

Ketua RT 01, Triyanti, menyambut baik inisiatif ini. Dikatakan, program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, terutama bagi ibu-ibu arisan yang menjadi sasaran kegiatan ini.

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Melalui metode biopori, sampah organik diolah menjadi kompos yang dapat digunakan sebagai pupuk alami.

Praktik langsung

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pelatihan langsung kepada kelompok ibu-ibu arisan, termasuk praktik membuat lubang biopori dan memanfaatkan hasil pengolahan sampah organik tersebut.

Ketua pelaksana kegiatan yaitu Faras menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat setempat.

“Kami berharap program ini dapat berlanjut dan menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat Karangmalang untuk menjaga lingkungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta Masuk 3 Besar Program Studi Terketat 2024

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap sesi pelatihan. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-harisehari-hari.

Salah satu peserta, Dwi, mengatakan bahwa baru kali pertama dirinya mengetahui cara membuat biopori, dan menemukab kemudahan. “Sangat bermanfaat, ” ujarnya.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan solusi inovatif untuk menjawab tantangan lingkungan, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (Red)

Penulis: Ribhan Mohammad, Universitas Negeri Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB