Menyala, nih! 4 Dosen UNDIP Raih Top Kolaborator BRIN 2024

- Penulis

Sabtu, 16 November 2024 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Universitas Diponegoro (UNDIP) meraih penghargaan sebagai Top 6 Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kolaborator dengan 312 Scholarly Output (BRIN Joint Publications 2021-2024) dengan subject area utama, yaitu Environmental Science and Agricultural dan Biological Sciences.

Selain itu, BRIN dan UNDIP juga banyak berkolaborasi dalam pencapaian tujuan SDG7: Affordable and Clean Energy dan SDG 14: Life Below Water.

Dalam kesempatan yang sama, empat dosen UNDIP juga mendapatkan penghargaan sebagai Top Kolaborator BRIN 2024 yang diserahkan langsung oleh Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. di UNDIP Conference Hall Gedung ICT Lantai 5 Kampus UNDIP Tembalang Semarang, Kamis 14 November 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan itu diserahkan dalam kegiatan “Penyerahan Penghargaan, Kuliah Umum, dan Talkshow Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro.”

Penghargaan tersebut berdasarkan jumlah publikasi terbanyak bersama BRIN (Top Co-authors UNDIP with BRIN) . Pertama, Dr. Tuswan, S.T., Dosen Teknik Perkapalan Fakultas Teknik (FT) dengan 23 publikasi bersama.

Kedua, Prof. Dr. Hadiyanto, S.T., M.Sc., Dosen Fakultas Teknik (FT) dengan 19 publikasi bersama. Ketiga, Nuruliarizki Shinta Pandupuspitasari, S.Pt., M.Si., M.Sc., Ph.D., Dosen Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) sebanyak 16 publikasi bersama.

Keempat, Faheem Ahmad Khan, Ph.D., Staf Peneliti Internasional di SCCR Indonesia sebanyak 16 publikasi bersama.

Baca Juga :  Uji Kemampuan Peserta Didik, TK Islam Al Ma’ruf Jakarta Gelar Pekan Murajaah II 1446 H

Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M,Si. saat diwawancara menyampaikan, terima kasih kepada BRIN atas penghargaan ini. “Jadi kami sangat terima kasih pada BRIN dan Alhamdulillah UNDIP masuk Top Kolaborator BRIN selama ini,” ujar Rektor.

Rektor menyampaikan, tidak hanya soal rangking tetapi dari hasil penelitian tersebut bisa bermanfaat baik di dunia industri maupun bagi masyarakat.

“Kalau soal rangking 500 dunia atau apapun itu hanya hasil akhir saja atau bonus. Kita inginnya adalah perkembangan dari ilmu itu sendiri, kemudian kemanfaatanya bagi dunia industri dan masyarakat,” tegasnya.

Rektor juga menyambut positif kegiatan ini, dengan adanya kegiatan ini, tentunya dosen-dosen di UNDIP banyak yang tahu, ternyata banyak akses juga untuk melakukan penelitian yang selama ini dianggap menjadi problem bagi bangsa.

Ternyata setelah adanya pertemuan ini, banyak banget yang bisa dimanfaatkan oleh dosen untuk melakukan penelitian. “Jadi inilah pentingnya koloborasi, pentingnya ketemu. Tak kenal maka tak sayang juga,” ucapnya.

Rektor juga menekankan dalam kesempatan ini, mari manfaatkan bersama, apa-apa yang ada untuk bangsa ini, untuk kemanfaaatan bagi masyarakat.

“Jadi ternyata banyak pusat riset yang saya rasa riset dari UNDIP dipakai juga. Selama ini kita hanya pakai kampus sendiri, rupanya banyak sekali alat dan akses yang ada di BRIN,” tambahnya.

Pusat Riset di Jawa Tengah

Baca Juga :  Gandeng Lapas Pemuda Plantungan, Unwahas Canangkan Pengabdian Masyarakat Lewat Penanaman Koro Pedang

Sementara itu, Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. saat diwawacara mengatakan, UNDIP merupakan tempat kampus besar di Jawa Tengah bahkan dikenal sampai ke arah Jawa Barat. Jadi UNDIP itu punya posisi yang strategis dan harus bisa menjadi tempat kolaborasi lintas kampus di regional.

“Makanya kami berharap di UNDIP bisa dibentuk pusat-pusat kolaborasi riset. Karena pusat kolaborasi riset di kami dan kampus itu kami pastikan juga dibuka untuk kampus, karena kampus kita itu yang bisa join, ya mungkin masih kampus kecil tetapi punya dosen yang keren, sehingga bisa difasilitasi disitu,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang sama, Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. berkesempatan menjadi pembicara dalam Kuliah Umum dengan Tema “Memperkuat Ekosistem Riset dan Inovasi Indonesia Maju” dan ditutup dengan acara talkshow bertema “Peluang menjadi Periset dan Inovator Unggul berkualifikasi S3 sebelum Usia 27 Tahun.”

Dalam kegiatan ini juga ada penyerahan penghargaan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP 2024 diantaranya, Penghargaan kategori Peningkatan Akreditasi Jurnal pada SINTA Tahun 2024.

Kemudian, Penghargaan dengan kategori Quartile Jurnal Undip pada SCIMAGOJR; Penghargaan dengan kategori Peraih Publikasi Internasional Terindeks Scopus bidang Eksakta dan Non Eksakta dan Penghargaan kategori Sinta Score (3 tahun), 3 Program Studi (Untuk Saintek, Soshum dan Pascasarjana). (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB