Kesempatan Emas Buat Kamu! Magister Ilmu Politik Unwahas Masih Dibuka, Tawarkan 2 Pilihan Konsentrasi

- Penulis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Magister (S2) Ilmu Politik Fakultas Ilmu Soaial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wahid Hasyim Semarang masih membuka kesempatan buat kamu para lulusan S-1 dari semua jurusan.

“Penerimaan Mahasiswa Baru Magister Ilmu Politik Masih Dibuka Periode 2024-2025”, “demikian tulis fliyer yang dirilis akun Instagram mip_unwahas.

Konten yang dipos oleh akun Instagram tersebut juga menuliskan dua pilihan konsentrasi antara lain Politik Internasional, dan Politik Indonesia.

Fliyer Magister Ilmu Politik Unwahas/ Instagram: mip_unwahas

Kepala Program Magister Ilmu Politik, FISIP, Unwahas, Dr. Ali Martin, M.Si mengatakan, ada dua pilihan konsentrasi yang ditawarkan kepada calon mahasiswa Magister/ S-2.

“Kita tawarkan dua pilihan konsentrasi. Ada politik Internasional, teman-teman alumni HI (baca: Ilmu hubungan Internasional) bisa masuk, dan linear. Dan, ada juga pilihan konsentrasi politik Indonesia. Nah, ini teman-teman alumni ilmu politik, pemerintahan, sosiologi, dan bidang ilmu sosial lainnya bisa masuk”, ungkapnya, kepada suaramuda.net, Rabu (9/10/2024).

“Meski demikian, secara umum, semua lulusan S-1 bisa masuk dan gabung menjadi mahasiswa magister. Ini kan karena ada peminatan pada pilihan konsentrasi politik Internasional atau politik Indonesia, “imbuhnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-96, Kepala MAN 1 Sumedang Lantik Pengurus OSIS Hingga Organisasi Kesiswaan Lainnya! Cek di Sini!

Ali Martin menambahkan, untuk pendaftaran masih dibuka, dan siapa saja yang telah selesai S-1 bisa langsung mendaftar kuliah magister. Ia juga menambahkan, untuk sistem perkuliahan bisa tatap muka (offline) maupun online.

Untuk informasi pendaftaran kuliah Magister Ilmu Politik Unwahas, bisa menghubungi: 081-896-7749, atau bisa juga menghubungi 0823-2560-9636. (Red)

 

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 30 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB