Singapore College of Islamic Studies: Kampus Islam Pertama di Singapura

- Penulis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Perdana Menteri Lawrence Wong melakukan sebuah terobosan bagi komunitas Muslim Singapura. Negara pulau itu bakal segera memiliki lembaga pendidikan tinggi Islam yang bertujuan untuk membina para pemimpin Islam masa depan di negara kota multi-etnis tersebut.

The Strait Times melaporkan, sembari berbicara dalam bahasa Melayu, Perdana Menteri Wong mengatakan dalam pidato Hari Nasional pertamanya pada Ahad (18/7/2024) bahwa perguruan tinggi tersebut akan dinamai Singapore College of Islamic Studies, atau Kolej Pengajian Islam Singapura dalam bahasa Melayu.

Sebagai “proyek terbaru” bagi komunitas Melayu/Muslim, proyek ini akan membina para pemimpin Islam Singapura di masa depan, tambahnya. Detail lebih lanjut akan dibagikan jika sudah siap. Perguruan tinggi ini diusulkan pada 2016 oleh Menteri Urusan Muslim Yaacob Ibrahim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuannya adalah untuk melatih ulama dan guru agama, yang juga dikenal sebagai asatizah, yang mampu memberikan bimbingan agama yang masuk akal dan relevan bagi umat Islam dalam konteks multiras dan multiagama di Singapura.

Sejak itu, Dewan Agama Islam Singapura (Muis) telah melakukan kunjungan belajar ke perguruan tinggi Islam di negara-negara seperti Mesir, Yordania, Turki, Maroko, Inggris, Amerika Serikat dan Kanada untuk lebih memahami bagaimana program-program tersebut dapat diformat.

Pada 2022, Muis membuka kampus lima lantai di Jalan Bencoolen untuk program pascasarjana yang disebut Sertifikat Pascasarjana Islam dalam Studi Kontemporer untuk meningkatkan keterampilan asatizah.

Saat itu, Menteri Urusan Muslim Masagos Zulkifli mengatakan kampus tersebut akan memungkinkan Muis membangun keahlian lokal dan memperluas jaringannya dengan para sarjana lokal dan asing, serta institusi akademis. Dia menggambarkan hal ini sebagai langkah kunci menuju rencana jangka panjang untuk mengembangkan perguruan tinggi Islam.

Baca Juga :  Wadidaw!! Di Negara ini PSK Diangkat Jadi Pekerja Formal: Dapat Pesangon, Asuransi hingga Dana Pensiun

PM Wong mengatakan dia berkomitmen untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan pendahulunya dalam bekerja sama dengan para pemimpin Melayu/Muslim dalam banyak masalah. Hal ini termasuk meningkatkan pencapaian pendidikan, melawan radikalisasi dan terorisme, dan mengangkat kelompok rentan, katanya. “Kami telah menangani masalah seperti itu dengan berani,” katanya.

“Masyarakat Melayu/Muslim selalu bersatu, penuh tekad, dan rasa ‘gotong-royong’ yang kuat. Anda selalu memperhatikan satu sama lain dan merayakan kesuksesan Anda bersama.” Ia secara khusus menggunakan istilah “gotong-royong”, istilah Melayu yang menggambarkan etos gotong royong dalam masyarakat.

Merujuk the Strait Times, PM Wong juga menyampaikan perkembangan terbarunya dalam mempelajari bahasa Melayu – bahasa yang katanya ia kenal sejak kecil namun tidak berhasil mempelajarinya dengan baik.

Orang tuanya kadang-kadang berbicara dalam bahasa Melayu satu sama lain, mengingat ayahnya berasal dari Ipoh di Malaysia dan ibunya dari Kampong Amber, sebuah desa yang terletak di daerah antara jalan East Coast dan Amber di Singapura, ujarnya.

“Saya rajin mempelajarinya sekarang. Saya berharap bahasa Melayu saya semakin meningkat,” kata PM Wong sambil berterima kasih kepada mereka yang telah menyemangatinya selama ini.

Di kalangan generasi muda Melayu, ia melihat lebih banyak lagi orang-orang yang berpendidikan tinggi dan unggul dalam bidangnya masing-masing, katanya.

Baca Juga :  Subhanallah, Ekspor Durian RI 515%: Ini Provinsi dengan Panen Terbanyak

Salah satu contoh yang ia kemukakan adalah Guy Ghazali, mantan hakim distrik dan asisten panitera di Pengadilan Peradilan Keluarga, yang diangkat menjadi presiden senior perempuan pertama di Pengadilan Syariah pada 2020.

“Perempuan berusia 41 tahun ini telah membuka jalan bagi generasi pemimpin perempuan di masa depan, dengan keunggulan profesional dan upaya komunitasnya yang menandai tonggak sejarah penting dalam profesi hukum,” kata PM Wong.

Anggota parlemen yang berbicara kepada the Straits Times setelah pidato Melayu PM Wong menunjukkan dukungan terhadap perguruan tinggi Islam yang baru.

Saktiandi Supaat dari GRC) mengatakan sekolah tersebut akan menambah keragaman platform bagi calon pemimpin Islam di Singapura. Sementara Zhulkarnain Abdul Rahim (GRC) melihat langkah ini sebagai cara untuk mengasah generasi muda beragama dan komunitas. kepemimpinan di tingkat nasional dan dunia.

“Perguruan tinggi dengan reputasi seperti ini akan memberikan keuntungan bagi lulusan kami, asatizah muda kami, di wilayah ini,” kata Zhulkarnain. “Hal ini juga memastikan ciri multikulturalisme Singapura, dan multi-agama, tetap utuh, dan bahwa kita dapat mendukung kemajuan bangsa sambil mempertahankan akar dan nilai-nilai kita,” tambahnya.

Rizal Anwardeen, yang merupakan bagian dari Komite Eksekutif Aktivitas Melayu Klub Komunitas Henderson, menambahkan bahwa ada permintaan untuk studi Islam di Singapura. “Institusi seperti itu masih jarang dan mengharuskan orang pergi ke luar negeri untuk studi lebih lanjut,” kata pria berusia 42 tahun itu. (Red/ Sumber: Republika)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi
REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Messi Ukir Sejarah! Jadi Raja Gol Piala Dunia, Golden Boot 2026 Masih Diperebutkan
MESSI BELUM HABIS! Comeback Gila Argentina Bikin Inggris Gigit Jari, Tiket Final Piala Dunia 2026 di Tangan
Bediding Mulai Menggigit! Dini Hari di Wilayah Sugio Bisa Bikin Menggigil, Warga Diminta Siaga Hadapi Puncak Kemarau
Dinasti Sepak Bola Runtuh! Jerman dan Brasil Tersingkir, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Presiden, Kata “Bajingan”, dan Marwah Kepemimpinan
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:58 WIB

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:16 WIB

REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:16 WIB

Messi Ukir Sejarah! Jadi Raja Gol Piala Dunia, Golden Boot 2026 Masih Diperebutkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:39 WIB

MESSI BELUM HABIS! Comeback Gila Argentina Bikin Inggris Gigit Jari, Tiket Final Piala Dunia 2026 di Tangan

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB