Jelang Muktamar ke-35 NU, FISIP Unwahas Gandeng PCINU Taiwan Gelar Sarasehan dan Perkuat Kolaborasi Internasional

FISIP Unwahas dan PCINU Taiwan sepakat memperkuat kolaborasi di bidang peningkatan kapasitas SDM pekerja migran, pengabdian masyarakat, dan riset internasional.

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang memperkuat jejaring internasional dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara FISIP Unwahas dan PCINU Taiwan. Sebelumnya, kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) telah ditandatangani oleh Rektor Universitas Wahid Hasyim, Prof. Dr. Ur. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM, bersama Pengurus PCINU TaiwanTaiwan, Rabu (12/8/2026).

Dekan FISIP Unwahas, Ali Martin, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong internasionalisasi FISIP sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di tingkat global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini upaya kolaborasi dalam banyak bidang. Ke depan, kita bangun kerja sama peningkatan kapasitas SDM pekerja migran, pengabdian masyarakat hingga penelitian sinergis,” jelas Ali Martin.

Menurutnya, keberadaan pekerja migran Indonesia di Taiwan menjadi salah satu alasan penting bagi FISIP Unwahas untuk membangun kolaborasi dengan PCINU Taiwan.

Baca Juga :  Bongkar Gimmick Tokoh Politik, Seminar FISIP Unwahas Kupas Tuntas Fakta di Balik Media Sosial

Jumlah pekerja migran Indonesia di Taiwan yang mencapai lebih dari 400 ribu orang, kata Ali, membuat isu diaspora dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi perhatian penting.

“Umumnya mereka kan warga Nahdliyin, warga NU. Ada dari Kendal, Purwodadi, Jawa Tengah, dan juga dari Jawa Timur. Banyak juga di sana,” imbuhnya.

Bukan Sekadar Seremoni

Wakil Dekan FISIP Unwahas, Zudi Setiyawan, menambahkan, kerja sama dengan PCINU Taiwan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan dokumen.

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, mulai dari pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dan dosen hingga penelitian bersama.

“Semoga ini menjadi awal yang bagus, dan upaya yang baik ini bisa terlaksana dengan hasil yang baik pula. Amin,” ujar Zudi, yang saat ini tengah menempuh studi doktoral di Universitas Diponegoro Semarang.

Usai penandatanganan IA, kegiatan berlanjut dengan Sarasehan Menyongsong Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Sarasehan mengangkat tema “Diaspora Nahdliyin dalam Peningkatan Kapasitas SDM di Tengah Peradaban Multikultur.”

Dua tokoh PCINU Taiwan hadir langsung sebagai narasumber, yakni Ketua PCINU Taiwan Muhammad Ghofur, M.Pd., serta Wakil Ketua PCINU Taiwan sekaligus Ketua Komunitas Warga Migran Kendal di Taiwan (CIKAL), Nur Kholiq, M.Pd.

Baca Juga :  Cara Unik TK Tunas Mekarsari Kota Malang dalam Menyambut Ramadhan

Keduanya membedah secara detail fenomena diaspora dan kehidupan warga migran Indonesia di Taiwan, termasuk berbagai tantangan yang mereka hadapi di tengah lingkungan sosial yang multikultural.

Diskusi pun berlangsung semakin hangat ketika peserta diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdialog langsung dengan para narasumber.

Seluruh rangkaian acara digelar di Gedung KH Sholeh Darat, lantai 6, Kampus 1 Unwahas, Sampangan, Semarang. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung hingga pukul 15.30 WIB.

Bagi FISIP Unwahas, momentum ini bukan sekadar menyambut Muktamar ke-35 NU. Lebih dari itu, kolaborasi dengan PCINU Taiwan menjadi pintu masuk untuk mempertemukan kampus, diaspora, dan masyarakat migran dalam kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMPASS PAI UIN Sunan Kalijaga Kenalkan Pengurus Baru, Bawa Semangat Satu Ukhuwah!
Rifan Jerawut dan Natriyana Nde’e Terpilih Pimpin IMKKAR Raya Periode 2026/2027
Kuliah Terbuka Aqobah Kupas Isu LGBT dari Perspektif Fikih dan Hukum Negara
Riset Kampus Tak Boleh Cuma Berakhir di Jurnal, Kini Harus Pecahkan Masalah Nyata!
Bukan Makrab Biasa! Hellcom KPI Ajak Mahasiswa Jago Bicara dan Bikin Audiens Bergerak
Gawat! Mendikti Bilang: Kampus Jangan Hobi Buka Prodi Baru, Mending Dimerger!
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Berita ini 28 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:23 WIB

HIMPASS PAI UIN Sunan Kalijaga Kenalkan Pengurus Baru, Bawa Semangat Satu Ukhuwah!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Rifan Jerawut dan Natriyana Nde’e Terpilih Pimpin IMKKAR Raya Periode 2026/2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Kuliah Terbuka Aqobah Kupas Isu LGBT dari Perspektif Fikih dan Hukum Negara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Riset Kampus Tak Boleh Cuma Berakhir di Jurnal, Kini Harus Pecahkan Masalah Nyata!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Makrab Biasa! Hellcom KPI Ajak Mahasiswa Jago Bicara dan Bikin Audiens Bergerak

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB