SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Awal pekan biasanya identik dengan kopi dan semangat baru. Tapi Senin (4/5) ini, ada “menu tambahan” yang bikin banyak orang auto cek saldo: harga BBM naik lagi.
Kabar ini datang dari PT Pertamina Patra Niaga yang resmi mengumumkan penyesuaian harga untuk sejumlah BBM non-subsidi. Jadi, kalau kamu pengguna setia bahan bakar “kelas atas”, siap-siap tarik napas sedikit lebih dalam.
Yang naik siapa saja? Ini dia daftar “pemainnya”:
Sementara itu, kabar baiknya (ya, setidaknya untuk saat ini), Pertamax dan Pertamax Green 95 masih stay cool tanpa kenaikan harga.
Kenapa Harga Naik?
Menurut Corporate Secretary Roberth MV. Dumatubun, kenaikan ini bukan tiba-tiba atau sekadar “ikut-ikutan”. Ada faktor global yang jadi biang kerok.
Singkatnya: harga minyak dunia naik, maka BBM non-subsidi ikut menyesuaikan. Ini yang disebut mekanisme pasar—naik turun mengikuti kondisi ekonomi global.
Tapi, Pertamina juga nggak mau kelihatan “cuek”. Mereka mengaku tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat, daya beli, sampai stabilitas nasional. Jadi, nggak semua harga langsung dinaikkan secara brutal.
Lalu, Pertalite Gimana?
Nah, ini pertanyaan sejuta umat. Dan jawabannya, Pertalite belum naik. Karena statusnya masih BBM subsidi, Pertalite nggak ikut mekanisme pasar bebas seperti “saudara-saudara non-subsidi”-nya. Artinya, harganya masih dalam kendali pemerintah.
Pertamina bilang, mereka sedang menjaga keseimbangan: bisnis tetap jalan, tapi kondisi masyarakat juga nggak diabaikan.
Di satu sisi, mereka harus realistis mengikuti harga global. Di sisi lain, mereka juga nggak bisa bikin publik panik dengan lonjakan harga yang terlalu drastis.
Hasilnya? Sebagian BBM naik, sebagian lagi ditahan. Jadi, kalau kamu pengguna Dex atau Turbo, mungkin ini saatnya lebih “mesra” dengan efisiensi.
Kalau kamu pengguna Pertalite, ya… untuk sekarang masih bisa sedikit lega. Tapi satu hal pasti, harga BBM itu kayak suasana hati mantan—bisa berubah kapan saja. (Red)