BRICS Gaspol Uji Sistem Pembayaran Baru Tanpa Dolar AS!

Ilustrasi: Pinterest

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Blok ekonomi BRICS makin serius bikin gebrakan. Kali ini, mereka lagi ngetes sistem pembayaran lintas negara yang nggak lagi bergantung pada dolar Amerika Serikat (AS). Yup, pelan tapi pasti, dominasi dolar mulai ditantang.

Platform ini didukung Brasil dan menghubungkan bank-bank sentral negara anggota lewat jaringan pesan pembayaran terdesentralisasi berbasis teknologi instan plus blockchain. Jadi, transaksi antarnegara bisa langsung beres tanpa ribet lewat sistem lama.

Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, menegaskan ambisi besar di balik langkah ini.

“Kita perlu bekerja agar tatanan multipolar yang kita targetkan tercermin dalam sistem keuangan global,” ujarnya dikutip dari Watcher Guru, Selasa (17/2/2026).

Pakai Pix & Sistem DCMS

Sistem ini mengandalkan teknologi transfer instan Pix milik Brasil yang dikombinasikan dengan Decentralized Cross-Border Messaging System (DCMS).

Intinya? Transfer lintas negara bisa pakai mata uang lokal masing-masing, tanpa harus lewat dolar dulu.

Beda dari jaringan global seperti SWIFT, sistem baru ini nggak punya satu otoritas pusat. Setiap bank sentral pegang kendali atas node mereka sendiri. Lebih mandiri, lebih fleksibel.

Drex & Yuan Digital Ikut Masuk

Sebagai pemegang presidensi rotasi BRICS tahun lalu, Brasil jadi motor utama proyek ini. Bank Sentral Brasil bahkan sudah menyiapkan integrasi lintas batas, termasuk dukungan untuk mata uang digital nasional seperti Drex (CBDC Brasil) dan yuan digital Tiongkok di jalur perdagangan tertentu.

Langkah ini bukan cuma eksperimen teknologi, tapi juga bagian dari strategi jangka panjang: memperkuat perdagangan pakai mata uang lokal.

Data internal BRICS menunjukkan lebih dari 60% perdagangan antaranggota kini sudah diselesaikan dengan mata uang lokal. Artinya, ketergantungan pada dolar makin berkurang.

Beberapa negara seperti Arab Saudi dan Iran juga disebut-sebut jadi kandidat berikutnya untuk gabung ke jaringan pembayaran ini.

Kalau uji coba ini sukses, sistem keuangan global bisa benar-benar masuk era baru: lebih multipolar, lebih terdesentralisasi, dan nggak lagi didominasi satu mata uang saja. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like