Mahasiswa Indonesia di Balik Suksesnya Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Diaspora Indonesia di Rusia saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto di St. Petersburg International Economic Forum. (dok. istimewa)

Foto bersama Diaspora Indonesia di Rusia saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto di St. Petersburg International Economic Forum. (dok. istimewa)

SUARAMUDA, St. PETERSBURG — Kunjungan Presiden Prabowo ke Federasi Rusia beberapa hari yang lalu bisa dibilang sangat historis. Hal ini menunjukkan peran stretegis Indonesia ditengah gempuran geopolitik dunia saat ini.

Selain menjadi pembicara utama pada St. Petersburg International Economic Forum 2025—yang menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, 3-4 kalau lebih besar daripada World Economic Forum di Davis, Swiss.

Pemerintah Indonesia pada akhirnya menandatangani deklarasi untuk “menaikkelaskan” hubungan diplomatik kedua negara menjadi “mitra strategis” dan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepahaman di Istana Konstatinovskiy dalam beberapa bidang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bidang kerjasama tersebut adalah: (1) pendidikan tinggi, riset dan teknologi yang diwakili oleh Kemristekdikti, (2) penerbangan langsung Indonesia-Rusia yang diwakili oleh Kemlu, (3) teknologi informasi, komunikasi, digital dan media massa yang diwakili oleh Kemkomdigi, (4) platform investasi Indonesia-Rusia yang diwakili oleh BPI Danantara.

Dalam gemerlap dan produktifnya kunjungan Presiden Prabowo ke St. Petersburg, tentunya tidak lepas dari peran aktif WNI yang tinggal di kota itu, khususnya mahasiswa yang memperlancar agenda presiden selama kunjungannya.

Mahasiswa Indonesia di sini berperan sebagai volunteer-translator dalam setiap kegiatan. Adapun mahasiswa-mahasiswa tersebut ialah: Teguh Imanullah (S3, Peter the Great St. Petersburg Polytechnic University), Alvin Pratama (S2, Peter the Great St. Petersburg Polytechnic University).

Baca Juga :  "Sepele": Lagu Cinta yang Tertinggal oleh Perbedaan Puput Vevilia

Selain itu Irvan Haq (Spesialis, St. Petersburg State Mining University), Reynhard Marcello (S1, St. Petersburg State University of Industrial Technologies and Design), Muhamad Albani (S3, ITMO University).

Serta, Safina Lutfiah Zahro (S2, MGIMO University), Althaf Shakur (S1, ITMO University), Zaid (Fakultas Persiapan Bahasa, Russian State Hydrometeorological University) dan Shafda Alam (S1, St. Petersburg State University of Industrial Technologies and Design).

Foto bersama Diaspora Indonesia di Rusia saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto di St. Petersburg International Economic Forum. (dok. istimewa)

Mahasiswa-mahasiswa Indonesia di atas diperbantukan dalam koordinasi bidang: hotel dan akomodasi; penyediaan jamuan; skadron udara 17; biro pers; sekretaris pribadi Presiden; kendaraan, rangkaian dan tim utama Presiden.

Terdapat dua jalur koordinasi untuk kegiatan penyambutan dan kunjungan Presiden Prabowo di St. Peterburg. Pertama, melalui jalur Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow yang berada pada naungan Kementerian Luar Negeri RI.

Kedua, melalui Sekretariat Presiden RI yang berada pada naungan Kementerian Sekretariat Negara RI.

Dalam hal ini, mahasiswa-mahasiswa yang menjadi volunteer-translator dikoordinasikan langsung melalui jalur Sekretariat Presiden untuk diperbantukan sebagai volunteer pada tim inti Sekretariat Presiden atau tim advance atas rekomendasi Ketua Diaspora Indonesia di St. Peterburg Andre Septiyanto.

Baca Juga :  Indonesia Perkuat Diplomasi Maritim dengan Rusia: Menteri Indonesia Pastikan Hadir di Forum Ekonomi Sankt-Peterburg 2026

Dengan pertimbangan: kemampuan bahasa dan kemampuan teknis lapangan yang sangat baik. Sehingga, mayoritas mahasiswa yang membantu adalah mahasiswa tingkat akhir/S2/S3 yang sudah lama tinggal di Rusia.

“Sebagai bagian dari tim advance/tim inti Sekretariat Presiden, kami membantu dalam setiap komunikasi dan koordinasi kepada staf lokal menggunakan keahlian bahasa Rusia, “tutur Teguh Imanullah, salah satu volunteer-translator yang ikut serta dalam kunjungan Presiden.

“Kami diikutsertakan sedari awal. Mulai dari survei bandara ketibaan dan keberangkatan, kamar Presiden, Istana Konstatinovskiy, keadaan mobil Aurus, hingga kondisi makanan dan keseharian Presiden selama di hotel dan St. Petersburg, ” terangnya.

“Jujur ini pengalaman yang sangat asyik dan tak terlupakan. Terima kasih banyak kepada Sekretariat Presiden atas kesempatan luar biasa ini. Dan jangan lupa mampir di St. Petersburg lagi untuk Bapak Presiden, ” imbuhnya.

Selain itu, Andre Septiyanto selaku Ketua Diaspora Indonesia di St. Peterburg juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa dan tim advance Sekretariat Presiden sangat terbantu dengan adanya dukungan mahasiswa. (Amy)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB