Hari Buruh Internasional (May Day): Sejarah dan Maknanya

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Demo Buruh/ May Day (pinterest)

Ilustrasi Demo Buruh/ May Day (pinterest)

SUARAMUDA, SEMARANG – May Day, atau Hari Buruh Internasional, diperingati setiap tanggal 1 Mei di berbagai negara.

Peringatan ini dilakukan untuk menghormati perjuangan para pekerja dan buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.

Hari ini bukan sekadar libur nasional di banyak tempat, tetapi juga simbol perlawanan dan solidaritas kelas pekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejarah May Day berakar dari perjuangan buruh di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19.

Pada masa itu, jam kerja buruh bisa mencapai 16 jam sehari dalam kondisi yang tidak manusiawi.

Gerakan buruh mulai menuntut pembatasan jam kerja menjadi delapan jam sehari.

Pada 1 Mei 1886, lebih dari 300.000 pekerja di seluruh Amerika melakukan mogok kerja.

Aksi ini mencapai puncaknya di Chicago, dalam peristiwa yang dikenal sebagai Haymarket Affair.

Pada 4 Mei 1886, sebuah demonstrasi damai berubah menjadi tragedi ketika sebuah bom meledak di tengah kerumunan, menyebabkan kematian beberapa polisi dan pengunjuk rasa.

Baca Juga :  Bukan Gila, Bukan Jahat: Mengungkap Mitos tentang Intrusive Thoughts dan Cara Menangani dengan PFA

Setelah kejadian itu, delapan aktivis buruh ditangkap dan dihukum, sebagian tanpa bukti kuat. Mereka dikenang sebagai martir perjuangan buruh.

Pada tahun 1889, Kongres Sosialis Internasional di Paris menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional

Penetapan itu dilakukan untuk mengenang perjuangan para buruh di Haymarket dan untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja.

Sejak saat itu, tanggal 1 Mei diperingati setiap tahun sebagai hari perlawanan dan solidaritas buruh di seluruh dunia.

Perayaan May Day di Indonesia

Di Indonesia, peringatan Hari Buruh mulai dikenal sejak masa Hindia Belanda pada awal abad ke-20.

Namun, saat itu kegiatan buruh sangat dibatasi. Setelah kemerdekaan, peringatan May Day sempat menjadi ajang konsolidasi gerakan buruh, terutama pada era Presiden Soekarno.

Namun, pada masa Orde Baru, peringatan May Day dilarang dan dikaitkan dengan komunisme.

Baca Juga :  Indonesia Sabet Juara Dunia eFootball FIFAe World Cup 2024, Keren engga tuh!

Baru pada tahun 2013, pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden.

Sejak itu, setiap tahun buruh di berbagai daerah melakukan aksi damai, long march, hingga unjuk rasa.

Mereka menyuarakan tuntutan seperti kenaikan upah minimum, penghapusan sistem outsourcing, serta jaminan sosial dan kesehatan.

May Day tidak hanya menjadi hari libur semata, tetapi merupakan momen refleksi atas kondisi dunia kerja saat ini.

Di tengah kemajuan teknologi dan otomatisasi, buruh masih menghadapi berbagai tantangan seperti pemutusan hubungan kerja massal, kerja kontrak tanpa kepastian, dan ketimpangan upah.

May Day mengingatkan bahwa kesejahteraan pekerja adalah fondasi dari pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

Solidaritas antarpekerja, serikat buruh, dan masyarakat luas tetap menjadi kunci utama untuk menjaga hak dan martabat para buruh. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi
REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Messi Ukir Sejarah! Jadi Raja Gol Piala Dunia, Golden Boot 2026 Masih Diperebutkan
MESSI BELUM HABIS! Comeback Gila Argentina Bikin Inggris Gigit Jari, Tiket Final Piala Dunia 2026 di Tangan
Bediding Mulai Menggigit! Dini Hari di Wilayah Sugio Bisa Bikin Menggigil, Warga Diminta Siaga Hadapi Puncak Kemarau
Dinasti Sepak Bola Runtuh! Jerman dan Brasil Tersingkir, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Presiden, Kata “Bajingan”, dan Marwah Kepemimpinan
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:58 WIB

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:16 WIB

REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:16 WIB

Messi Ukir Sejarah! Jadi Raja Gol Piala Dunia, Golden Boot 2026 Masih Diperebutkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:39 WIB

MESSI BELUM HABIS! Comeback Gila Argentina Bikin Inggris Gigit Jari, Tiket Final Piala Dunia 2026 di Tangan

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB