Sejarah Hari Koperasi Indonesia, Tercetus Pertama Kali di Purwokerto Lho!

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Penetapan Hari Koperasi Indonesia melalui perjalanan sejarah yang panjang. Kongres Koperasi I di Taskimalaya pada 12 Juli 1947 menjadi awal pergerakan koperasi di Indonesia.

Namun, penetapan tersebut tidak terlepas dari keberadaan koperasi di Indonesia yang dimulai sejak zaman Belanda.

Konsep koperasi di Indonesia pertama kali dikenalkan oleh seorang pribumi dari Purwokerto bernama R. Aria Wirjaatmadja pada 1896. Dia diperintahkan oleh E. Siedeburgh yang saat itu menjabat sebagai Kepala Daerah Purwokerto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian beririlah sebuah bank yang bertujuan untuk membantu para pegawi negeri terlepas dari jeratan rentenir dan pinjaman dengan bunga yang tinggi.

Baca Juga :  Cek Sekarang! Ini Cara Mengetahui WhatsApp Disadap

Pada tahun 1989, E. Siedeburgh digantikan dengan seorang bernama De Wolf van Westerrede. Dia melanjutkan konsep koperasi yang telah ada dengan mendirikan 250 lumbung desa yang berperan untuk meminjamkan padi kepada rakyat atau petani.

Lumbung tersebut dikelola oleh Kepala Desa, Juru Tulis Desa, dan Penghulu Kampung.

Keberhasilan koperasi tersebut memotivasi koperasi lainnya untuk tumbuh. Pada 1908, Budi Utomo mendirikan Koperasi Rumah Tangga (Konsumsi) yang berperan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat miskin melalui pengembangan industri kecil dan kerajinan.

Disusul oleh Serikat Dagang Islam yang juga mendirikan koperasi untuk memperkuat keduduan pengusaha-pengusaha pribumi.

Baca Juga :  Serem!! Ini 3 Alasan IRT Terbanyak Terlibat Pinjol

Kemudian pada 1929, Partai Nasional Indonesia berdiri dan memiliki tujuan untuk menyebarkan semangat perkoperasian di tanah air.

Pada 1942, Jepang datang dan menduduki Indonesia lalu mendirikan koperasi Kumiyai. Namun, koperasi tersebut justru mengambil keuntungan dan membuat sengsara rakyat Indonesia.

Kongres Koperasi yang pertama diselenggarakan di Tasikmalaya pada 12 Juli 1947. Kongres itu melahirkan keputusan pendirian Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI).

Kongres juga menetapkan prinsip gotong royong sebagai asas koperasi, dan menetapkan 12 Juli sebagai Hari Koperasi Nasional.

(Penulis: Maulida Fitriyah, telah terbit di GNFI)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB