Media Sosial, Teman atau Musuh Bagi Mahasiswa?

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mirza Hafid, mahasiswa Sosiologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Tinggal di Semarang

Mirza Hafid, mahasiswa Sosiologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Tinggal di Semarang

SUARAMUDA, SEMARANG — Di era serba digital seperti yang kita ketahui saat ini, sangat sulit membayangkan kehidupan mahasiswa tanpa media sosial.

Dari Instagram hingga TikTok, dari Twitter hingga LinkedIn, mahasiswa seolah hidup berdampingan dengan dunia maya.

Namun, apakah kehadiran media sosial ini benar-benar membantu, atau justru menjadi ancaman tersembunyi bagi kehidupan akademik dan mental mereka?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di satu sisi, media sosial adalah sebuah platform yang sangat berguna bagi mahasiswa.

Banyak dari mereka menggunakan platform seperti YouTube dan Twitter untuk mencari informasi, berbagi ide, atau bahkan digunakan untuk memperluas jaringan profesional melalui konten-konten yang disajikan.

Grup WhatsApp atau Telegram juga mempercepat komunikasi, berbagi informasi mengenai perkuliahan, dan digunakan sebagai ajang diskusi secara online.

Baca Juga :  Di Momen Imlek 2025, LPK Sinergi Mandarin Center Diluncurkan di Kendal

Tidak jarang pula, mahasiswa mendapatkan peluang atau informasi mengenai beasiswa melalui konten yang dibagikan secara daring.

Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa media sosial juga membawa sisi gelap. Kemudahan akses dan sifatnya adiktif membuat banya mahasiswa terjebak dalam budaya scroll tanpa henti.

Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar, justru habis untuk menonton video hiburan atau membandingkan diri dengan pencapaian orang lain di Instagram ataupun TikTok.

Akibatnya, muncul tekanan mental, rasa cemas berlebih, iri dengki, bahkan depresi.

Selain itu, media sosial juga menciptakan ilusi koneksi. Mahasiswa merasa memiliki banyak teman karena interaksi digital, padahal kualitas hubungan sosial secara nyata justru semakin menurun.

Baca Juga :  Warga Puji Kehadiran Kata Halaman sebagai Lapak Baca Gratis di Tanjungpinang

Interaksi tatap muka tergantikan oleh komentar dan emoji, sementara empati perlahan terkikis oleh algoritma.

Jadi, apakah media sosial apakah itu sebuah teman atau musuh? Jawabannya tergantung pada bagaimana kita menggunakannya.

Media sosial adalah alat yang (ia) bisa menjadi jembatan menuju pengembangan diri atau justru jurang yang menjerumuskan.

Mahasiswa perlu bijak, membatasi waktu penggunaan, dan memanfaatkan media sosial untuk hal-hal yang baik atau produktif.

Karena pada akhirnya, kitalah yang menentukan apakah media sosial akan menjadi sahabat, atau ancaman dalam perjalanan akademik kita. (Red)

Penulis: Mirza Hafid, mahasiswa Sosiologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, tinggal di Semarang

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB