Panas! Iran Umumkan Kendali Penuh Selat Hormuz, Dunia di Ambang Perang?

Iran umumkan sudah kendalikan penuh Selat Hormuz ketika saat situasi sudah di ambang perang dengan AS. Foto/Iranian Army Office

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran secara terbuka mengumumkan bahwa mereka kini memegang kendali penuh atas daratan, perairan, hingga ruang udara Selat Hormuz—jalur minyak paling strategis di dunia.

Pernyataan ini muncul di tengah situasi yang disebut-sebut mendekati konfrontasi langsung dengan Amerika Serikat (AS).

“Iran tidak mencari perang, tetapi sepenuhnya siap,” tegas Brigadir Jenderal Mohammad Akbarzadeh, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip Fars News, Kamis (29/1/2026).

Tak berhenti di situ, Akbarzadeh mengirim pesan keras ke Washington dan sekutunya.
“Jika perang pecah, tidak akan ada mundur, bahkan satu milimeter pun. Iran akan terus maju,” ujarnya.

Menurut Akbarzadeh, pengelolaan Selat Hormuz kini telah bertransformasi total. Iran, kata dia, tak lagi mengandalkan cara-cara lama.

“Pengelolaan jalur strategis ini sudah melampaui metode tradisional dan kini sepenuhnya berbasis sistem cerdas,” ungkapnya.

Dengan sistem tersebut, Iran mengklaim mampu memantau seluruh aktivitas maritim, mulai dari pergerakan kapal di permukaan laut hingga aktivitas bawah laut. Bahkan, Teheran disebut memiliki kendali penuh atas izin lintas kapal asing.

“Iran menentukan apakah kapal dengan bendera tertentu boleh melewati selat ini atau tidak,” lanjutnya.

Meski nada pernyataannya keras, Akbarzadeh menegaskan Iran tidak ingin ekonomi global terguncang.

“Kami tidak ingin ekonomi dunia menderita. Namun AS dan sekutunya tidak akan dibiarkan mengambil keuntungan dari perang yang mereka mulai,” katanya.

Iran juga mengeluarkan peringatan serius kepada negara-negara tetangga. Jika wilayah darat, laut, atau udara mereka digunakan untuk menyerang Iran, maka negara tersebut akan dianggap musuh.

“Pesan ini sudah kami sampaikan kepada pihak-pihak regional,” tegas Akbarzadeh.

Ia menambahkan bahwa Teheran masih menyimpan kemampuan militer tambahan yang belum dipublikasikan. “Semuanya akan diungkap pada waktu yang tepat,” ujarnya, penuh isyarat.

Ketegangan Teheran–Washington terus meningkat setelah gelombang protes anti-pemerintah di Iran. Pemerintah AS sendiri menyatakan bahwa seluruh opsi, termasuk tindakan militer, masih terbuka dalam menghadapi Iran.

Sebagai respons, para pejabat Iran menegaskan bahwa setiap serangan AS akan dibalas dengan respons yang cepat dan menyeluruh. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like