Dari Kedubes ke Kampus: PPI Suriah dan Dubes RI Satukan Visi Pelajar Indonesia

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, DAMASKUS — Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Suriah telah melaksanakan pertemuan perdana dengan Lukman Hakim Siregar, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Suriah, pada hari Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Suriah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PPI Suriah, Silmi Kaffah, memaparkan sejarah pendirian organisasi PPI hingga kondisi terkini. Ketua Umum juga memperkenalkan jajaran kabinetnya kepada Bapak Duta Besar.

Pertemuan ini diwakili oleh mahasiswa yang tergabung di PPI sebanyak 12 orang, di antaranya pengurus Badan Pelaksana Harian, kepala divisi, dewan konsultan dan komunitas Literasi Zuhaili.

Lebih lanjut, Dubes Lukman Hakim menyambut baik dan menyampaikan dukungannya kepada para pelajar Indonesia di Suriah untuk senantiasa meningkatkan semangat belajar guna mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Lukman Hakim juga menegaskan bahwa salah satu fokus utama beliau selama menjabat sebagai Duta Besar adalah kesejahteraan para pelajar Indonesia.

Baca Juga :  Kunjungan Turis Korea Utara ke Indonesia Melonjak 2.200 Persen: Jelas di Luar Dugaan, Bos!

Sang Dubes turut menekankan kepada para pelajar untuk tidak terlibat dalam dinamika politik di Suriah, mengingat fokus utama mahasiswa adalah kegiatan akademik.

Di tengah perbincangan yang hangat selama kurang lebih satu jam setengah, Dubes Lukman Hakim juga menjamu para pelajar dengan hidangan khas Syria; Shawarma Arabi, kemudian acara diakhiri dengan sesi foto bersama. (Red)

Penulis: Hasan Abdat (Tim Redaksi Literasi Zuhaili)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:13 WIB

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB