SUARAMUDA.NET, DAMASKUS — Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Suriah telah melaksanakan pertemuan perdana dengan Lukman Hakim Siregar, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Suriah, pada hari Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Suriah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PPI Suriah, Silmi Kaffah, memaparkan sejarah pendirian organisasi PPI hingga kondisi terkini. Ketua Umum juga memperkenalkan jajaran kabinetnya kepada Bapak Duta Besar.
Pertemuan ini diwakili oleh mahasiswa yang tergabung di PPI sebanyak 12 orang, di antaranya pengurus Badan Pelaksana Harian, kepala divisi, dewan konsultan dan komunitas Literasi Zuhaili.
Lebih lanjut, Dubes Lukman Hakim menyambut baik dan menyampaikan dukungannya kepada para pelajar Indonesia di Suriah untuk senantiasa meningkatkan semangat belajar guna mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Lukman Hakim juga menegaskan bahwa salah satu fokus utama beliau selama menjabat sebagai Duta Besar adalah kesejahteraan para pelajar Indonesia.
Sang Dubes turut menekankan kepada para pelajar untuk tidak terlibat dalam dinamika politik di Suriah, mengingat fokus utama mahasiswa adalah kegiatan akademik.
Di tengah perbincangan yang hangat selama kurang lebih satu jam setengah, Dubes Lukman Hakim juga menjamu para pelajar dengan hidangan khas Syria; Shawarma Arabi, kemudian acara diakhiri dengan sesi foto bersama. (Red)
Penulis: Hasan Abdat (Tim Redaksi Literasi Zuhaili)