Denmark Gerak Cepat! Kirim Pasukan ke Greenland, Panas Dingin Akibat “Ancaman Akuisisi” ala Trump

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pasukan Denmark (pinterest)

Ilustrasi pasukan Denmark (pinterest)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Ketegangan di Arktik makin panas! Denmark resmi mengerahkan pasukan pendahulu dan peralatan militer ke Greenland—pulau raksasa yang jadi rebutan kekuatan besar dunia.

Langkah ini jadi sinyal keras bahwa Denmark tak main-main menjaga “halaman belakangnya”, apalagi setelah Amerika Serikat kembali melontarkan retorika agresif soal Greenland.

Denmark Siapkan Panggung Perang Dingin Jilid Baru

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasukan awal dikirim untuk membangun logistik, jalur suplai, dan fasilitas militer. Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen bahkan blak-blakan: Denmark akan memperbesar kehadiran militernya secara permanen dan membuka peluang negara-negara NATO ikut latihan pada 2026.

Baca Juga :  Kesepakatan Bebas Bea Masuk AS-RI Dinilai Berisiko, Pakar UI: Negara Mitra Bisa Cabut dari Indonesia

Pemicunya? Donald Trump kembali memunculkan wacana lama: Amerika Serikat harus mengakuisisi Greenland agar tidak jatuh ke tangan Rusia atau China.

Ia menyamakannya dengan “mega real-estate deal”—komentar yang langsung bikin Denmark dan Greenland naik pitam.

Pemerintah Greenland menolak mentah-mentah. Bahkan Menteri Energi Greenland menyebut warganya sampai susah tidur karena takut masa depan wilayahnya bakal dipermainkan seperti barter tanah.

Naaja Nathanielsen, Menteri Urusan Bisnis dan Mineral, menyebut retorika Trump “menghina dan membingungkan”, mengingat Greenland selama ini justru banyak bekerja sama dengan AS.

Baca Juga :  PM India Narendra Modi Sambangi Indonesia Pekan Depan, Temui Prabowo dan Kunjungi Yogyakarta

Greenland Siap dengan NATO, Tapi… Kalau AS Menyerang?

Greenland mengaku tak keberatan meningkatkan kehadiran NATO untuk memantau Rusia dan China.

Namun ketika ditanya soal kemungkinan invasi AS, jawabannya bikin bulu kuduk berdiri: “Kalau itu terjadi, berarti satu negara NATO menyerang anggota NATO lainnya. Dunia akan runtuh.”

Drama Arktik masih berlanjut—dan Greenland kini menjadi panggung geopolitik paling panas di 2026. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!
Ribuan Migran Serbu Ceuta! Spanyol Turunkan Militer, Maroko Semprot Massa Pakai Meriam Air
Rusia Buru Bos Telegram!
76 Tahun Indonesia-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia: Perkemahan Pemuda di Leningrad Jadi Simbol Diplomasi Kerakyatan
Strategi Rusia di ASEAN: Peluang Besar di Tengah Kompleksitas Geopolitik Kawasan
Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata
Ketika Sepak Bola Bukan Lagi Prioritas: Kenangan Sesungguhnya dari Piala Dunia 2026
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Ribuan Migran Serbu Ceuta! Spanyol Turunkan Militer, Maroko Semprot Massa Pakai Meriam Air

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:43 WIB

Rusia Buru Bos Telegram!

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

76 Tahun Indonesia-Rusia dan 35 Tahun ASEAN-Rusia: Perkemahan Pemuda di Leningrad Jadi Simbol Diplomasi Kerakyatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:47 WIB

Strategi Rusia di ASEAN: Peluang Besar di Tengah Kompleksitas Geopolitik Kawasan

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB