Inilah Zohran Mamdani, Sosok Muslim Pertama yang Menang Pilwakot di New York, AS

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim New York. (Gambar: Instagram @zohrankmamdani)

Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim New York. (Gambar: Instagram @zohrankmamdani)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — New York lagi heboh! Sosok muda bernama Zohran Mamdani resmi menorehkan sejarah baru di Amerika Serikat.

Yup, cowok berusia 34 tahun itu jadi wali kota Muslim pertama di kota sebesar dan seberagam New York City!

Dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) New York City yang digelar Selasa (4/11) waktu setempat, Mamdani sukses mengalahkan nama besar: mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil hitung cepat, Mamdani meraih 44 persen suara, unggul tipis dari Cuomo, sementara kandidat Partai Republik, Curtis Sliwa, hanya mampu mengantongi 24 persen suara.

Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim New York. (Gambar: Instagram @zohrankmamdani)

Pria berdarah Uganda ini dikenal sebagai politisi sosialis yang dekat banget sama warga. Lahir di Uganda, besar di New York, dan kini jadi simbol perubahan di kota yang dijuluki The Big Apple.

Selama masa kampanye, Mamdani banyak bicara soal pengurangan biaya hidup, perumahan terjangkau, dan keadilan ekonomi — isu-isu yang sangat relate buat warga muda di sana.

Baca Juga :  Isi Pesan Mendalam Wasekjend PBNU Imran Rosyadi pada Konfercab PCINU Tiongkok, Cek Selengkapnya!

Nggak cuma itu, gaya kampanyenya juga santai tapi ngena. Lewat media sosial, Mamdani tampil ramah dan apa adanya — jauh dari kesan politisi kaku.

Itu juga yang bikin banyak anak muda New York jatuh hati dan rela turun ke jalan buat dukung dia.

Baca Juga :  Akankah Board of Peace (BOP) Akan 'Layu Sebelum Berkembang'?

Tapi kemenangan Mamdani bukan tanpa drama. Presiden AS Donald Trump bahkan sempat menyindirnya lewat unggahan di Truth Social, menyebut Mamdani sebagai “pembenci Yahudi” dan memperingatkan bahwa New York bakal jadi “bencana ekonomi” kalau dia terpilih.

Namun para pengamat politik justru menilai kemenangan ini bakal jadi babak baru politik Amerika.

Profesor Grant Reeher dari Universitas Syracuse bilang, kemenangan Mamdani bisa memicu ketegangan baru antara Gedung Putih dan pemerintah kota.

Meski begitu, publik New York tampaknya udah siap dengan perubahan. Warga menyebut Mamdani sebagai sosok “harapan baru” buat kota yang identik dengan keberagaman dan energi muda. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB