Benar-benar Tak Hormati Gencatan Senjata, Israel Nekat Serang Pasukan Perdamaian PBB!

- Penulis

Minggu, 2 November 2025 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AP/Hussein Malla

Foto: AP/Hussein Malla

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Dunia kembali tegang! Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Prancis melayangkan kecaman keras ke Israel setelah pasukan perdamaian mereka di Lebanon nyaris jadi korban serangan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya aksi militer Israel di Lebanon, padahal gencatan senjata masih berlaku.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengungkapkan keprihatinan mendalam atas serangan yang terjadi pada Minggu (26/10/2025) pekan lalu.

Menurutnya, sebuah drone Israel menjatuhkan granat di dekat patroli UNIFIL, pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan. Tak berhenti di situ — sebuah tank Israel juga melepaskan tembakan ke arah mereka di wilayah Kfar Kila, area operasi UNIFIL.

“Ini bukan pertama kalinya kami jadi sasaran. Kadang mereka menembak, kadang pakai laser. Semua itu sangat berbahaya,” tegas Dujarric, dikutip dari Arab News.

UNIFIL menyebut drone Israel tersebut terbang dengan pola yang “agresif”, memaksa pasukan mereka mengambil langkah defensif untuk menetralkan ancaman.

Baca Juga :  Prabowo Undang Putin ke Indonesia Usai Pertemuan Bilateral di Kremlin

PBB menilai tindakan itu sebagai bentuk pengabaian serius terhadap keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

Sementara itu, Prancis—yang juga memiliki pasukan dalam misi UNIFIL—turut bereaksi keras.

Melalui pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Prancis mengecam “tembakan Israel yang menargetkan detasemen UNIFIL” dan menuntut agar insiden serupa tidak terulang. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB