Pemuda Lintas Iman Hadirkan Keindahan Toleransi Melalui Silaturahmi Budaya di Panti Asuhan Mandiri

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SUKOHARJO — Suasana pagi di Panti Asuhan Anak Yatim Mandiri pada Sabtu, 25 Oktober 2025 terasa berbeda. Tawa dan keceriaan anak-anak memenuhi halaman panti yang dikelola oleh Yayasan Kristen Utama Pratama Anak Mandiri itu.

Mereka tampak berbaur dengan sekelompok anak muda dari berbagai latar belakang agama yang datang untuk menggelar kegiatan bertajuk “Silaturahmi Budaya Lintas Iman”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi aksi nyata peserta program Gerak Dampak Academy Lembaga Kajian Lintas Kultural (LKLK) yang didukung oleh Indika Foundation.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melalui proses pembelajaran Mini Bootcamp dan Intensive Course, para peserta dari lintas iman tersebut melaksanakan aksi nyata sebagai wujud praktik langsung dari nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kolaborasi yang mereka pelajari.

Melalui “Silaturahmi Budaya Lintas Iman”, para peserta ingin menghadirkan ruang perjumpaan yang sederhana namun bermakna. Anak-anak panti diajak bermain, berkreasi, dan belajar bersama dalam suasana hangat penuh cinta kasih.

Kegiatan dikemas dengan sentuhan budaya dan edukasi yang menumbuhkan rasa kebersamaan tanpa sekat agama maupun latar belakang.

Ketua Tim Kelompok Pelaksana, Akasah March Barkha, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud kecil dari semangat besar untuk menanamkan nilai perdamaian sejak dini.

Baca Juga :  Hindun Anisah: Urgensi Solidaritas Anak Bangsa dalam Menghadapi Bencana

“Kami belajar di Gerak Dampak Academy bahwa perdamaian tidak cukup hanya dibicarakan, tapi perlu dihidupkan lewat tindakan. Melalui permainan, tawa, dan dialog ringan bersama anak-anak di sini, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukan penghalang, tapi kekayaan yang harus dirayakan bersama,” ujar Akasah dengan mata berbinar.

Akasah menambahkan, ide untuk mengadakan kegiatan ini muncul dari kesadaran bersama tim lintas iman bahwa membangun harmoni bisa dimulai dari hal sederhana.

“Kami datang bukan hanya untuk berbagi, tapi juga belajar tentang arti kasih, kesederhanaan, dan kebersamaan dari anak-anak panti,” lanjutnya.

Safina Maulany Sifyan, Director Program Gerak Dampak Academy dari Lembaga Kajian Lintas Kultural, turut hadir memberikan apresiasi kepada tim pelaksana.

Ia menilai kegiatan ini berhasil menerjemahkan nilai-nilai perdamaian menjadi tindakan nyata yang menyentuh.

“Kami sangat bangga melihat bagaimana peserta mampu menumbuhkan semangat kolaborasi lintas iman dengan cara yang kreatif. Mereka bukan hanya membawa pesan damai, tetapi juga menghadirkannya melalui interaksi yang tulus dan membumi. Inilah semangat yang ingin kami tanamkan di Gerak Dampak Academy bahwa perubahan sosial berawal dari aksi kecil yang penuh makna,” ungkap Safina.

Baca Juga :  Gayeng Tenan! Sembilan Perusahaan di Jateng Raih Penghargaan Siddhakarya, Apa Karena Produksinya Meningkat?

Sementara itu, salah satu pengurus panti, Ibu Desi, mengaku terharu sekaligus gembira dengan kehadiran para pemuda lintas iman tersebut.

“Anak-anak sangat senang. Mereka merasa diperhatikan dan diajak bermain bersama. Kami berterima kasih atas kunjungan dan kepedulian dari teman-teman muda ini. Walaupun kami berasal dari keyakinan yang berbeda, tapi yang kami rasakan hari ini adalah kasih dan kepedulian yang sama,” tuturnya dengan senyum hangat.

Kegiatan diakhiri dengan sesi berbagi kesan, menyanyi bersama, dan foto kenangan. Meski sederhana, suasana penuh rasa syukur terasa begitu kuat.

Dari tawa anak-anak hingga pelukan perpisahan, semuanya menjadi simbol nyata bahwa perbedaan bukan alasan untuk berjarak, melainkan jembatan untuk saling memahami.

Melalui “Silaturahmi Budaya Lintas Iman”, para pemuda lintas iman telah menunjukkan bahwa perdamaian bisa dimulai dari langkah kecil dari hati yang tulus, dari ruang perjumpaan yang sederhana.

Di tengah dunia yang sering kali terpecah oleh perbedaan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kerukunan dapat tumbuh subur ketika cinta kasih dan rasa saling menghargai menjadi dasar kebersamaan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB