SUARAMUDA, KOTA SEMARANG – “How the bullet train transformed Japan”. Demikian judul dalam artikel yang dikutip dari BBC.News, Jumat (29/11/2024) kemarin.
Ya, ini adalah judul artikel yang menceritakan keteta berkecepatan tinggi pertama di dunia diluncurkan. Dan penggemar kereta api Paul Carter menaiki kereta peluru itu di sepanjang jalur yang dijuluki “Rute Emas Baru”.
Kereta api modern itu mengambil rute dari Stasiun Tokyo menuju kota pelabuhan Osaka. Dan di saat dunia termasuk Indonesia sedang meributkan kereta cepat, 60 tahun yang lalu Jepang telah meluncurkan kereta Shinkansen.
Shinkansen adalah kereta api berkecepatan tinggi pertama di dunia dan dengan cepat dikenal di seluruh dunia dengan julukan dalam bahasa Inggris: kereta peluru.
Sebab dilihat dari bentuknya kereta Shinkansen memiliki bentuk moncong yang landai dan lengkung aerodinamisnya yang menyapu.

Para pelancong mengenali kereta Shinkansen berkecepatan tinggi sebagai kereta dengan “Rute Emas”.
Hal itu karena mengantar penumpang antara dua kota besar Jepang sembari melewati kemegahan Gunung Fuji dan ibu kota kuno Kyoto dalam waktu kurang dari dua setengah jam.
Sejak kereta ini diperkenalkan pada tahun 1964, jumlah penumpangnya telah mencapai 6,8 miliar orang di seluruh Jepang.
Kini ada sembilan jalur Shinkansen di seluruh negeri, yang mencakup pulau Hokkaido, Honshu, dan Kyushu.
Pada bulan Maret 2024, perpanjangan terbaru jalur Hokuriku Shinkansen dibuka , yakni menghubungkan rute tersebut ke Tsuruga. Jalur Hokuriku dijuluki ” Rute Emas Baru”.
Jepang adalah negara dengan banyak hal untuk dijelajahi, dan dengan hal-hal ekstrem dan kontras yang luar biasa.
Dan kereta Shinkansen telah mengubah negara ini dengan memungkinkan orang untuk mencapai pelosok-pelosok terpencil dalam waktu yang sangat singkat. (Red/ BBC News)