BGN Wajibkan WFH Tiap Jumat, ASN Tetap Dipantau Meski di Rumah

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kebijakan kerja fleksibel makin serius diterapkan! Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberlakukan work from home (WFH) setiap hari Jumat mulai hari ini.

Tapi jangan salah—meski di rumah, kabarnya pegawai tetap diawasi ketat!

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan aturan ini bukan sekadar santai-santai, melainkan bagian dari “revolusi budaya kerja” sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini pola kerja baru, budaya kerja baru. Dan langsung kita jalankan mulai hari ini,” tegasnya.

WFH Tapi Tetap Jalan! Ini Skemanya

BGN tak ingin pelayanan publik lumpuh. Karena itu, sistem kerja dibuat “rolling”—ada yang WFH di Jumat, ada yang tetap masuk kantor (WFO). Yang kebagian WFO di Jumat, gantian WFH di hari lain.

Artinya? Kantor tetap hidup, layanan tetap jalan, tapi pegawai dapat fleksibilitas kerja.

Meski terdengar fleksibel, ASN tidak bisa lepas pengawasan. Pemerintah memastikan pegawai tetap “on call” setiap saat.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan ASN wajib siaga penuh, antara lain: HP harus selalu aktif, respons cepat menjadi keharusan, dan bahkan, lokasi pegawai dipantau lewat sistem geo-location!

Bukan Sekadar Tren, Ini Strategi Hemat Energi

Di balik kebijakan ini, ada misi besar. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut WFH Jumat sebagai langkah efisiensi energi di tengah situasi global.

Mulai dari pengurangan penggunaan mobil dinas hingga dorongan naik transportasi publik—semuanya jadi bagian dari strategi ini.

Kebijakan ini juga sudah diresmikan lewat Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026.

Jadi, WFH sekarang bukan lagi sekadar kerja dari rumah—tapi kombinasi fleksibilitas, efisiensi, dan pengawasan ketat. Siap atau tidak, pola kerja ASN benar-benar berubah! (Red)

 

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like