SUARAMUDA.NET, TASIKMALAYA — Duka menyelimuti warga Kampung Cipanas, Desa Cipacing, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Musibah kebakaran yang melanda kawasan tersebut menghanguskan rumah warga, meninggalkan kerugian material sekaligus luka batin bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Di tengah suasana keprihatinan itu, kepedulian pun mengalir dari kalangan insan pendidikan di Kecamatan Pagerageung. Melalui Forum Kelompok Belajar Kepala Satuan Pendidikan (FKBKSP) Kecamatan Pagerageung, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada para korban pada Rabu (8/4/2026), sebagai wujud nyata solidaritas sosial.
Bantuan yang dihimpun dari sumbangan para kepala sekolah dan guru TK/SD se-Kecamatan Pagerageung tersebut diserahkan langsung oleh Pengawas Bina TK/SD Pagerageung, Hj. Eli Solihat.
Penyerahan bantuan turut didampingi Ketua dan jajaran KBKSP, unsur PGRI Pagerageung, serta disaksikan Kepala Desa Cipacing, Aris Suryadi, bersama tokoh masyarakat setempat Asep Tita dan H. Harun.
Hj. Eli Solihat menegaskan bahwa donasi tersebut merupakan manifestasi kepedulian dan tali kasih insan pendidikan terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah. Ia mengapresiasi inisiatif kolektif yang digagas para pemangku kepentingan pendidikan di tingkat kecamatan.
“Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga wujud empati dan penguatan moral bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga kepedulian ini memperkokoh budaya gotong royong, meringankan beban korban, serta menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dari kalangan kepala sekolah dan guru TK/SD yang telah berpartisipasi. Menurutnya, kepedulian tersebut diharapkan menjadi wasilah kebaikan yang menghadirkan keberkahan dan pahala berlipat.
Ketua FKBKSP Kecamatan Pagerageung, Dian Sudiana, menuturkan bahwa aksi sosial ini lahir dari kesadaran kolektif akan pentingnya empati di tengah masyarakat.
Menurut dia, solidaritas yang dibangun tidak hanya bertujuan meringankan beban korban secara materi, tetapi juga memberikan dukungan psikologis agar para korban mampu bangkit dari trauma.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling menguatkan. Semoga sinergi ini terus terjaga dan menjadi energi kebaikan bersama,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua BAZNAS Pendidikan Pagerageung, Yayat Hidayat, menyebutkan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan harapan bagi para korban agar tetap tegar menghadapi cobaan.
Sementara itu, Kepala Desa Cipacing, Aris Suryadi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian warga pendidikan. Ia menilai bantuan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Musibah ini adalah ujian yang tidak ringan. Namun, kehadiran dan kepedulian dari warga pendidikan memberikan kekuatan bagi korban. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi amal kebaikan bagi para pemberi,” tuturnya.
Aksi kemanusiaan yang digagas FKBKSP Pagerageung ini sekaligus menjadi seruan moral bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian dan mempererat solidaritas sosial, terutama di saat-saat sulit yang menuntut kebersamaan dan empati. (Ade Dedi)