Gus Rozin Dorong PCNU Boyolali Prioritaskan Empat Bidang Perkhidmatan

- Penulis

Jumat, 31 Januari 2025 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin

Boyolali, SUARAMUDA – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghofar Rozin, meminta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali untuk menaruh perhatian serius pada empat bidang utama dalam perkhidmatan NU, yakni pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kaderisasi.

Permintaan tersebut disampaikan Gus Rozin, sapaan akrabnya, dalam acara silaturahmi PCNU Boyolali bersama 22 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Boyolali, badan otonom NU, serta lembaga NU setempat. Acara yang berlangsung di MWC NU Kecamatan Selo pada Rabu (29/1) itu juga diisi dengan sesi dialog.

Pendidikan Berkualitas, Prioritas NU
Dalam kesempatan itu, Gus Rozin menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam perkhidmatan NU jika organisasi ini ingin benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Pendidikan NU, baik formal maupun nonformal, mencakup aspek pendidikan umum dan agama, yang membutuhkan tenaga pendidik berkualitas untuk menghasilkan lulusan unggul.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, PWNU Jateng telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan unggulan dan mitra strategis lainnya.

Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani harus dimanfaatkan secara optimal agar kualitas pendidikan NU setara dengan lembaga pendidikan lain yang dikelola oleh ormas lain.

Selain itu, Gus Rozin menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik, termasuk dalam penguasaan bahasa asing.

“PWNU Jateng memberikan pendidikan singkat bahasa Inggris secara gratis bagi pendidik yang memiliki kualifikasi tertentu,” ungkapnya.

Peran Strategis Kesehatan untuk Pelayanan Umat
Di bidang kesehatan, Gus Rozin berharap setiap PCNU di Jawa Tengah memiliki rumah sakit, atau setidaknya poliklinik. Bahkan, jika memungkinkan, setiap MWC NU dapat memiliki klinik sendiri guna melayani umat dengan lebih optimal.

Keberadaan fasilitas kesehatan yang dikelola NU, menurutnya, sangat penting untuk memperkuat peran organisasi dalam melayani masyarakat.

Gus Rozin pun mengapresiasi PCNU dan MWC NU yang telah memiliki atau tengah membangun fasilitas kesehatan.

PWNU Jateng juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta yang memiliki fakultas kedokteran.

“Harapannya, dalam lima tahun ke depan, NU memiliki lebih banyak dokter umum dan dokter spesialis hasil dari kerja sama tersebut,” tuturnya.

Gus Rozin menegaskan bahwa sumber pendanaan memegang peran krusial dalam mewujudkan pendidikan dan kesehatan berkualitas.

Untuk itu, ia mendorong adanya kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk optimalisasi penggalangan dana internal seperti koin NU.

“Mengakses dana pemerintah juga perlu dilakukan guna mendukung pendanaan internal,” jelasnya.

Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua PWNU Jateng Mufid Rahmat, Ketua PCNU Kabupaten Boyolali, serta Rois Syuriah PCNU Kabupaten Boyolali.

Dengan menitikberatkan pada empat sektor strategis ini, Gus Rozin berharap NU Boyolali semakin maju dan berdaya dalam memberikan manfaat nyata bagi umat.

Baca Juga :  PWNU Jawa Tengah Perkuat Gerakan Keumatan di Harlah ke-102 NU
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal
Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!
Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital
Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!

Selasa, 29 September 2026 - 14:05 WIB

Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB