LBH Ansor Kendal Siap Bersinergi dan Dampingi Warga Nahdliyin dalam Masalah Hukum

- Penulis

Minggu, 12 Januari 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, SUARAMUDA – Pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kendal masa khidmat 2024-2028 yang dinakhodai oleh H. Ahmad Ali Nurudin berlangsung penuh khidmat di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Minggu (12/1/2025).

Momentum ini menjadi awal baru dalam memperkuat peran GP Ansor Kendal di tengah masyarakat, khususnya dalam upaya memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat.

Pimpinan Cabang Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Kendal, Agus Sulistiyono, SH, MH, menyampaikan apresiasi mendalam atas pelantikan tersebut. Ia menilai kepemimpinan H. Ahmad Ali Nurudin membawa semangat baru untuk mewujudkan program kerja yang inovatif dan solutif.

“Pelantikan ini adalah awal dari komitmen bersama untuk memperkokoh organisasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Kami di LBH GP Ansor Kendal tidak hanya siap bersinergi dengan jajaran pengurus, tetapi juga berkomitmen untuk mendampingi masyarakat yang menghadapi masalah hukum. Ini adalah bagian dari misi kami dalam memperjuangkan keadilan dan melindungi hak-hak mereka yang membutuhkan,” ujar Agus.

Ia menegaskan bahwa LBH GP Ansor Kendal terbuka untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pendampingan hukum.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses keadilan. Baik itu kasus pidana, perdata, maupun permasalahan hukum lainnya, LBH Ansor Kendal siap memberikan pendampingan yang profesional dan berintegritas,” tambah alumnus Magister Hukum UIN Walisongo Semarang ini.

Karena selama ini, lanjut Agus, masyarakat umum khususnya warga Nahdliyin belum tahu bahwa organisasi Ansor itu ada lembaga yang bergerak di bagian hukum, dan selama ini yang dikenal kader Ansor dan Bansernya. Ini penting untuk diketahui, agar ketika masyarakat yang masih belum melek hukum, mereka tahu harus kemana.

Dirinya juga menyoroti pentingnya GP Ansor sebagai garda terdepan dalam membela nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Di bawah kepemimpinan H. Ahmad Ali Nurudin, saya yakin GP Ansor Kendal akan semakin solid, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat pengabdian yang berdampak nyata,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ketua PCNU Kendal Sampaikan Kader Ansor Harus Berani Berkorban di Acara Konfercab Ansor XVI Kendal
Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor H. Addin Jauharudin saat cek 2025 pasukan Banser Kendal

Sementara itu, secara terpisah Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor H. Addin Jauharudin mengatakan bahwa kader Ansor Banser harus bagai simbol penting saat Nahdlatul Ulama didirikan yakni tasbih dan tongkat.

“Tasbih melambangkan pengingat untuk selalu berdzikir kepada Allah SWT. Sebagai kader Ansor dan Banser, tugas kita tidak hanya mengurus organisasi, tetapi juga terus menjaga hubungan spiritual dengan Allah. Tasbih yang terdiri dari butir-butir yang disatukan oleh tali melambangkan persatuan. Butir-butir itu, walaupun kecil, menjadi kuat karena diikat bersama. Dan ada butiran yang lebih besar lagi, menandakan itu adalah pimpinan,” ujar H. Addin.

Sedangkan tongkat melambangkan komando. Sebuah organisasi memerlukan pusat kendali yang memberikan instruksi dan arah gerakan. Itulah peran tongkat: memastikan organisasi berjalan dengan tertib dan terarah,” tandasnya.

Baca Juga :  Jalan Lingkar Rembang pada Rusak dan Bahayakan Pengendara, Begini Respon Dinas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal
Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!
Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital
Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!

Selasa, 29 September 2026 - 14:05 WIB

Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Berita Terbaru

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB