Limbah Minyak Jadi Energi Listrik, Kok Bisa? Ya Udah, Cek Inovasi 2 Mahasiswa ITS Surabaya

- Penulis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Menyimak artikel detik.com, Minggu (13/10/2024) lalu terkait prestasi dua mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjadi menarik untuk dibaca tuntas.

Betapa tidak, kedua mahasiswa ITS Surabaya itu menemukan inovasi baru. Mereka bisa mengubah limbah minyak bumi menjadi energi listrik.

Penemuan ini akhirnya mengantarkan mereka menjadi juara pertama di ajang kompetisi lomba poster inovasi yang merupakan bagian dari Forum Improvement & Innovation Award (IIA) 2024.

Lalu, siapa kedua mahasiswa itu? Dilansir dari sumber yang sama, kedua mahasiswa ITS itu adalah Ramadhita Purnomo dan Bryllian Kendek. Mereka tergabung dalam Gasolleum Team.

Nah, Gasolleum Team dalam kompetisi ini menampilkan inovasi mengembangkan microbial fuel cell. Rama dan Bryllian menemukan isolat bakteri Pseudomonas aeruginosa dari limbah minyak bumi (oil sludge) dapat menghasilkan listrik.

Kurangi Limbah Industri

Dikutip dari Antara, Rama dalam keterangannya (11/10/2024), mengatakan bahwa inovasi ini mempunyai potensi mengurangi limbah industri dan menghasilkan energi bersih.

Baca Juga :  Pjs Bupati Toba Ajak Masyarakat Jadikan Pahlawan Revolusi D.I. Panjaitan sebagai Teladan Pembangunan

“Kami senang mendapat kesempatan mengikuti kompetisi yang disponsori Pertamina karena bisa terkoneksi langsung dengan industri. Kami ingin bisa scale up,” ujar Rama.

Dia juga mengatakan, mungkin penemuannya ini dapat menjadi sumber energi baru dan dapat digunakan untuk menerangi lampu-lampu di kantor Pertamina. Sehingga, oil sludge dapat dimanfaatkan jadi energi, tidak menjadi limbah.

Nah lho, sekarang, mana hasil inovasimu? Kita tunggu, ya!? (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB