100 Kiai Jateng Bentuk Presidium “Maklumat Sarang”: Apakah Musyawarah Luar Biasa NU Bakal Jadi Kenyataan?

- Penulis

Senin, 23 September 2024 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA — Wacana Musyawarah Luar Biasa (MLB) organisasi massa (Ormas) Nahdlatul Ulama (NU) dikabarkan terus menggelinding.

Portal berita RMOLJateng, misalnya, merilis berita bahwa ada sekitar 100 Kiai struktural dan kultural dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Senin siang (23/9/2024) berkumpul melakukan silaturahmi di Ponpes Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Hasil diskusi dari pertemuan yang di kemas dalam “Bedah Risalah Amanat Bangkalan dan Konsolidasi para kiai NU untuk MLB NU, akhirnya menyepakati nama pertemuan “Maklumat Sarang”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, sekitar 100 Ulama-Kiai NU telah melaksanakan silaturrohim yang dikemas dalam Bedah Risalah Bangkalan dan Konsolidasi Presidium beserta Kiai Kiai Struktural dan Kultural NU se-Jawa Tengah untuk MLB NU, telah dilaksanakan dengan lancar,” tutur Ketua OC Silaturahmi untuk MLB NU, Imam Baehaqi, seperti dirilis RMOLJateng, Senin (23/9/2024).

Imam Baehaqi menambahkan, hasil diskusi
presidium “MAKLUMAT SARANG” antara lain, Berpedoman pada Anggaran Dasar (AD) Jam’iyyah NU Bab I Nama, Kedudukan dan Status, pasal 1, ayat (2), yang menyatakan, NU didirikan oleh ulama pondok pesantren di Surabaya pada tanggal 16 Rajab 1344 H bertepatan dengan tanggal 31 Januari 1926 M untuk waktu yang tak terbatas, maka dipahami Jam’iyyah NU adalah cermin kehidupan pesantren.

Baca Juga :  NU: Mudah Berkumpul, Sulit Berbaris

Dikatakan, struktur Jam’iyyah adalah kepanjangan dari kebijaksanaan Ulama-Kiai pengasuh Pondok Pesantren. Kemudian, presidium mengapresiasi dukungan pengasuh-pengasuh pondok pesantren di Jawa Tengah terhadap Gerakan Penyelamatan Organisasi dan Muktamar Luar Biasa NU.

Dukungan ini menjadi kekuatan utama dan strategis bagi Presidium untuk melanjutkan proses atau gerakan menuju Pra MLB dan MLB.

Presidium juga meyakini bahwa, partisipasi dan dukungan Pengasuh Pondok Pesantren terhadap gerakan ini akan diikuti oleh Struktur NU di semua tingkatan, baik PW-PC-MWC dan Pengurus Ranting NU, Sehingga Presidium optimis MLB segera bisa dilaksanakan.

Selanjutnya, Presidium juga menyampaikan apresiasi kepada Struktural PW-PCNU atas fukunganterhadap Gerakan pra dan MLB, walau itu dilakukan secara tertutup. Karenanya Presidium akan tetap menjaga komunikasi dan konsolidasi gerakan dengan Struktur NU di semua tingkatan dan tetap menjaga kerahasiaan agar semua nyaman.

Ditambahkan, untuk memberikan gambaran pelaksanaan MLB, forum Sarang mengusulkan tempat pelaksanaan MLB di Bangkalan-Madura Jawa Timur.

Baca Juga :  Tidak Banyak Yang Tahu, Bahwa Mbah Hasyim Asy'ari Itu Ahli Al-Qur'an dan Mbah Arwani Pernah Jadi Juri MTQ

Usulan ini sebagai alternatif dari usulan sebelumnya; Cirebon, Jawa Barat sebagai tempat pelaksanaan MLB. Karenanya, penetapan tempat dan waktu MLB akan diputuskan dalam Pra MLB dan setelah mendapatkan restu para Kiai Sepuh NU.

Berpedoman pada kaidah fush menyadari bahwa MLB akan menimbukan dampak yang tidak baik, namun bila kinerja dan performa PBNU dibiarkan dan potensial menimbulkan mafsadah jauh lebih besar, yaitu rusaknya tatanan organisasi di semua level dan hilangnya kebanggaan menjadi warga NU, maka MLB harus dilakukan.

Kemudian berpedoman pada bahwa Konstitusi NU adalah kesepakatan tertinggi didalam menyelenggarakan organisasi, maka pelanggaran terhadap prinsip dasar berorganisasi tersebut merupakan pelanggaran terhadap syariat.

Selain itu, Forum menyepakati membentuk Koordinator Wilayah (Korwil) PO & MLB Jawa Tengah dengan Ketua Korwil : KH Syaifurrijal Ajib; Pengasuh PP Salafiyah Kajen Pati Jawa Tengah.

Dengan Anggota : Gus Borni Kurniawan (Kebumen), Gus Adib Zaman (PP Walisongo, Pecangaan, Jepara), Gus Alif Basuki (Boyolali) dan Gus Syauqi Taufiqurrahman (PP Jekulo, Kudus) dan Penasehat : Gus Idror Maemun Zubeir; PP Al Anwar, Sarang, Rembang. (Red)

Sumber: RMOLJateng

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB