SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Sebuah lagu lama dari Rusia, “Moy Marmeladny” oleh Katya Lel, menjadi hit tak terduga di Indonesia. Banyak yang lebih mengenalnya sebagai “lagu muah muah” berkat bagian chorus yang ikonis.
Lagu yang sebenarnya bercerita tentang cinta manis seperti permen ini menemukan kehidupan baru di era digital.
Popularitasnya meledak berkat platform seperti TikTok, di mana klip pendek dengan audio lagu ini digunakan dalam berbagai video lucu, dance challenge, dan konten hiburan lainnya.
Warganet Indonesia dengan kreatif mengadaptasi lagu ini, menjadikannya bagian dari tren viral.
Pasar digital Indonesia yang besar turut mendorong fenomena ini. Dengan lebih dari 140 juta pengguna TikTok (salah satu yang terbesar di dunia) dan kira-kira 120 juta pengguna Instagram, sebuah tren dapat menyebar dengan cepat dan menjangkau audiens yang luas.
Ketika sebuah lagu menjadi “sound” populer di TikTok, ia dengan mudah meraih jutaan views dan memicu konten turunan ribuan.
Menyadari gelombang popularitas ini, Katya Lel, sang penyanyi asli, merasa terharu dan menyampaikan terima kasihnya langsung kepada penggemar Indonesia.
Ini adalah contoh indah bagaimana musik dapat melampaui batas bahasa dan menjadi budaya pop bersama melalui kekuatan media sosial. (Red)