Wali Kota Muslim Zohran Mamdani Dilantik Pakai Tiga Al-Qur’an di Malam Tahun Baru New York

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok kandidat calon Wali Kota New York, Zohran Mamdani (dok istimewa)

Sosok kandidat calon Wali Kota New York, Zohran Mamdani (dok istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Malam Tahun Baru di New York bakal punya cerita yang beda. Zohran Mamdani dijadwalkan resmi dilantik sebagai Wali Kota New York pada Kamis (1/1), dan prosesi ini langsung mencuri perhatian dunia.

Bukan cuma karena lokasinya yang anti-mainstream—sebuah stasiun kereta bawah tanah Balai Kota yang sudah lama terbengkalai—tapi juga karena simbol-simbol kuat yang dibawa Mamdani dalam sumpah jabatannya.

Sebagai Muslim, Mamdani akan meletakkan tangannya di atas Al-Qur’an saat pengambilan sumpah. Menariknya, bukan cuma satu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga Al-Qur’an, Satu Pesan Besar

Dalam dua rangkaian upacara pelantikan, Mamdani akan menggunakan tiga Al-Qur’an berbeda.

Upacara pertama digelar di stasiun bawah tanah bersejarah tersebut dan dipimpin langsung oleh Jaksa Agung New York, Letitia James. Di sini, Mamdani akan bersumpah dengan meletakkan tangan di atas dua Al-Qur’an:

  • Al-Qur’an milik kakeknya
  • Sebuah Al-Qur’an kecil bersejarah dari akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19
Baca Juga :  Kesan Positif Penari Indonesia di Peringatan 75 Tahun Hubungan Indonesia-Pakistan, Momentum Eratkan Kerja Sama Kedua Negara Bersahabat

Setelah itu, pelantikan berlanjut secara resmi di City Hall pukul 13.00 waktu setempat. Pada prosesi ini, Mamdani kembali disumpah oleh senator Vermont, Bernie Sanders, dengan menggunakan Al-Qur’an milik kakek dan neneknya.

Jejak Keluarga Muslim Diaspora

Zohran Mamdani berasal dari keluarga Muslim diaspora Afrika Timur. Ayahnya lahir di Uganda, sementara kakek dan neneknya berasal dari wilayah yang kini dikenal sebagai Tanzania.

Keluarga Mamdani merupakan bagian dari komunitas Muslim Gujarat yang pernah menetap di sepanjang pesisir Swahili pada masa kolonial Inggris—sebuah sejarah panjang yang kini hadir simboliknya dalam pelantikan seorang wali kota New York.

Al-Qur’an Kecil, Makna Besar

Salah satu Al-Qur’an yang digunakan Mamdani adalah manuskrip kecil bersejarah yang kini menjadi koleksi Schomburg Center for Research in Black Culture, Perpustakaan Umum New York.

Al-Qur’an seukuran saku ini dulunya milik sejarawan kulit hitam Puerto Rico, Arturo Schomburg. Meski asal-usul kepemilikannya tak sepenuhnya tercatat, para peneliti meyakini manuskrip ini mencerminkan keterkaitan Islam dengan sejarah budaya kulit hitam di Amerika dan Afrika.

Baca Juga :  Berkunjung ke Tavrida.Art, Kota Kreator Muda dan Industri Kreatif di Semenanjung Kremia Rusia

Kurator Studi Timur Tengah dan Islam Perpustakaan Umum New York, Hiba Abid, menyebut Al-Qur’an tersebut sebagai simbol kuat keragaman Muslim di kota metropolitan itu.

“Ini Al-Qur’an kecil, tapi menyatukan iman, identitas, dan sejarah Kota New York,” ujarnya, dikutip dari AP News.

Berbeda dari kitab keagamaan berornamen mewah, Al-Qur’an ini tampil sederhana—bersampul merah tua, bertinta hitam dan merah, dengan tulisan yang jelas dan mudah dibaca. Bukan untuk pajangan, tapi untuk digunakan sehari-hari.

“Nilainya bukan pada kemewahannya, tapi pada aksesibilitasnya,” tegas Abid.

Pelantikan Mamdani pun bukan sekadar seremoni, melainkan pesan kuat tentang iman, identitas, dan keberagaman di jantung kota paling kosmopolitan di dunia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB