Wild Mild December Acts 2025: Merajut Tradisi dengan Teknologi

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Wild Mild Dance & Creative kembali menegaskan eksistensinya sebagai ruang kreatif yang adaptif dan visioner lewat gelaran tahunan Wild Mild December Acts (WMDA) 2025.

Mengusung tema “Dwipantara Bertutur”, pertunjukan ini menghadirkan perpaduan menarik antara cerita rakyat Nusantara dan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam balutan tari modern yang edukatif sekaligus menghibur.

Direktur Kreatif Wild Mild, Ms. Inggi, mengungkapkan bahwa WMDA 2025 lahir dari kegelisahan melihat generasi muda yang kian jauh dari cerita rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah gempuran budaya global, anak-anak dinilai lebih mengenal tokoh fiksi luar negeri dibandingkan legenda lokal yang sarat nilai moral dan identitas bangsa.

“Kami percaya bahwa cerita rakyat Indonesia memiliki kekuatan besar untuk membentuk karakter anak. Dengan memadukan seni tari dan teknologi AI, kami ingin menyampaikan kisah-kisah tersebut secara lebih segar, visual, dan mudah diterima oleh generasi sekarang,” ujar Ms. Inggi dalam siaran pers, Sabtu (13/12/2025).

Melalui “Dwipantara Bertutur”, Wild Mild berupaya menghadirkan kembali kisah-kisah Nusantara dengan pendekatan yang relevan dengan dunia anak masa kini. Inovasi pun menjadi kunci agar budaya tetap hidup dan diminati oleh generasi muda.

Baca Juga :  Di Ajang Final Asia Road Racing Championship 2024 Thailand, Para Rider Indonesia Kuasai Podium Race 1 AP250 dan UB150: Jos!

Keunikan WMDA 2025 juga terlihat dari pemanfaatan teknologi AI dalam proses kreatif, khususnya pada pengolahan musik dan visual panggung.

Eksplorasi ini menjadikan pertunjukan tersebut sebagai salah satu karya tari di Indonesia yang berani menggabungkan teknologi modern tanpa meninggalkan akar budaya.

Tak hanya itu, suasana pertunjukan semakin hidup berkat dukungan tata dekorasi panggung dari Joelle Decor.

Dengan sentuhan artistik yang elegan dan imajinatif, Joelle Decor berhasil menciptakan atmosfer visual yang mendukung narasi cerita rakyat sekaligus memperkuat kesan modern dan imersif dalam setiap segmen pertunjukan.

WMDA 2025 dibagi ke dalam dua rangkaian utama. Pada bagian pertama, penonton diajak menyelami kisah-kisah dari berbagai daerah seperti Papua, Keong Mas, dan Roro Jonggrang.

Sementara pada bagian kedua, legenda Malin Kundang dan Nyi Roro Kidul dihadirkan melalui koreografi kontemporer yang diperkaya visual modern, menciptakan pengalaman menonton yang memikat.

Baca Juga :  Menabung vs Investasi: Mana yang Lebih Baik?

Seluruh penampil dalam acara ini merupakan murid-murid Wild Mild yang telah melalui proses latihan intensif. Pertunjukan juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah artis cilik berbakat.

Salah satunya Nicole Taryn, penyanyi cilik asal Jakarta yang baru-baru ini menunjukkan keseriusannya di industri musik lewat perilisan single “Your Birthday”.

Selain itu, hadir pula Evolette Alexandra, penyanyi muda yang telah membuktikan kualitasnya di panggung internasional.

Di usia belia, Evolette tercatat pernah tampil di Carnegie Hall, New York, serta meraih berbagai penghargaan dalam kompetisi vokal internasional di Shanghai, Bangkok, dan Kuala Lumpur.

Keberhasilan penyelenggaraan WMDA 2025, menurut Ms. Inggi, juga tak lepas dari peran Bapak Anthony S, para pelatih, dukungan sponsor, serta kepercayaan orang tua murid yang terus mendorong pengembangan kreativitas anak melalui seni.

Melalui “Dwipantara Bertutur”, Wild Mild berharap dapat menjadi jembatan antara tradisi dan teknologi, sekaligus menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia dengan cara yang inspiratif, modern, dan penuh makna. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:23 WIB

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB