Tanggul Raksasa Pantura: Prabowo Bentuk “Super Team” Jaga Laut Jawa!

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi Ika Septiana/ pinterest)

(Ilustrasi Ika Septiana/ pinterest)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Drama besar pembangunan raksasa kembali hadir di negeri ini. Presiden Prabowo Subianto resmi bikin gebrakan dengan membentuk Badan Otorita Pengelola Pantura alias lembaga khusus buat ngurus proyek fenomenal: Giant Sea Wall di pesisir utara Jawa.

Enggak cuma soal bangun tembok laut superpanjang, badan ini juga punya misi penting: narik duit investasi biar Pantura makin kece. Jadi, bukan sekadar proyek beton, tapi juga bikin ekonomi di jalur pantai utara lebih hidup.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ngejelasin kalau badan baru ini bakal jadi “komandan lapangan” biar semuanya jalan efektif.

“Badan Otorita Khusus ini dibentuk untuk memastikan semua hal terkait Giant Sea Wall berjalan efektif dan sesuai kebutuhan sekarang,” kata AHY di Istana, Senin (25/8/2025).

Tarik Investor, Gaspol!

Nggak berhenti di urusan tanggul laut, Badan Otorita juga dikasih tugas gede: buka pintu investasi lebar-lebar. Nantinya, mereka bakal gandeng Kementerian Investasi/BKPM dan Danantara buat bikin Pantura jadi magnet baru investor.

“Ya, kita akan gaspol tarik investasi, tapi tetap barengan dengan kementerian investasi dan Danantara,” tambah AHY.

Sebagai dewan pengarah, AHY ngaku lebih lega. Soalnya, koordinasi sekarang nggak numpuk di kementeriannya aja, tapi udah ada badan khusus yang bisa jadi motor penggerak.

“Kalau semua main sendiri-sendiri repot. Dengan adanya Badan Otorita, orkestrasi jadi lebih rapi, dan saya bisa fokus gerakin stakeholder,” jelasnya usai acara di Balai Kartini, Jakarta.

Baca Juga :  Bambang Pacul Khawatirkan 'Cawe-cawe' Prabowo di Pilgub Jateng

Presiden Prabowo menunjuk Didit Herdiawan Ashaf, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, sebagai kapten alias Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura.

Nggak sendirian, Didit ditemani duet wakil kepala: Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro. Semua nama ini resmi dilantik lewat Keppres Nomor 76 P Tahun 2025.

Dengan “super team” ini, proyek Giant Sea Wall bukan lagi sekadar konsep di atas kertas, tapi siap jadi realita. Pantura pun bersiap berubah jadi kawasan megah, dari tanggul laut futuristik sampai peluang investasi kelas dunia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?
Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap
Kebangetan! Rp863 Miliar Ludes di Kasus Motor Listrik MBG, Ribuan Unit Malah Tanpa Baterai!
Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!
Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pantang Menyerah Jadi Kunci
Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Kebangetan! Rp863 Miliar Ludes di Kasus Motor Listrik MBG, Ribuan Unit Malah Tanpa Baterai!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Berita Terbaru

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB