Digelar di Karimunjawa, Event Skydiving Bagian dari Promosi Wisata Jepara

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JEPARA — Event Karimunjawa International Skydiving and Adventure (KISA) yang digelar di Bandara Dewadaru Karimunjawa pada 7-11 Mei 2025 menjadi salah satu pintu untuk membuka wisatawan mancanegara untuk datang ke Karimunjawa.

Event itu, termasuk dalam upaya meramaikan kembali rute penerbangan perintis ke Karimunjawa yang akan dibuka mulai Juli 2025.

“Mudah-mudahan ini menjadi titik awal, turning point sehingga bandara kami banyak maskapai yang masuk. Kemudian banyak penumpang yang memanfaatkan bandara sehingga ke depannya akses menuju ke Karimunjawa semakin mudah,” kata Kepala Bandara Dewadaru Karimunjawa, Kapten Muhamad Kurniawan, Sabtu, (10/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kurniawan menjelaskan, selama ini akses menuju ke Karimunjawa hanya menggunakan jalur laut, baik dari Pelabuhan Kartini Jepara maupun Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Promosikan Bandara Dewadaru

Kegiatan KISA Boogie Woogie Jump ini sekaligus mempromosikan rencana pembukaan kembali penerbangan di Bandara Dewadaru.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini banyak turis yang datang ke sini melalui bandara yang sudah dibangun terminal barunya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Sejauh ini sudah ada Susi Air yang memastikan akan membuka rute penerbangan ke Karimunjawa.

Baca Juga :  Bangkitkan Kemandirian Ekonomi Desa, FEB Unair Resmikan Program PPK Ormawa 'Kandangan Gelora' dan BUMDes

Perizinan sudah diurus untuk rute penerbangan Yogyakarta-Karimunjawa, Karimunjawa-Semarang, Semarang-Karimunjawa, dan Karimunjawa-Yogyakarta.

“Penerbangan akan mulai 4 Juli 2025. Nanti satu minggu tiga kali yaitu hari Jumat, Minggu dan Senin,” ujar Kurniawan.

Terkait event skydiving di Karimunjawa, Kurniawan mengatakan, pihak KISA sudah menyewa Bandara Dewadaru untuk setahun ke depan.

Secara sarana pendukung sudah mencukupi untuk menggelar skydiving. Terbukti dengan suksesnya penyelenggaraan KISA Boogie Woogie Jump yang digelar 7-11 Mei 2025.

“Dari sisi keamanan juga sudah siapakan mobil ambulans, tenaga medis dari Puskesmas setempat, dan pemadam kebakaran. Apabila terjadi insiden yang tidak kami harapkan bisa segera ditangani. Kami juga sudah kerja sama dengan rumah sakit di Semarang, jika nanti pasien harus segera dievakuasi bisa langsung dikirim ke Semarang dengan pesawat yang ada,” jelasnya.

Ia berharap ke depan akan ada banyak turis lokal dan luar negeri yang datang ke Karimunjawa untuk skydiving.

KISA selaku fasilitator telah menyiapkan skema kegiatan skydiving. Harapan ke depan akan ada paket wisata yang memasukkan skydiving ke dalam salah satu agenda di samping diving dan snorkeling yang sudah lebih dulu ada di Karimunjawa.

Baca Juga :  Konflik Sengketa Tanah: Masyarakat Adat Vs Pemerintah

“Kalau ada turis yang ingin merasakan sensasi terjun payung bisa langsung menghubungi KISA. Mereka menjual produk tandem dan penerjun yang sudah pengalaman bisa menggunakan kegiatan yang diadakan oleh KISA. Semacam paket wisata. Jadi nanti pegiat wisata bisa menjual paket ini sekaligus dengan penginapan sekaligus juga dengan atraksi air lain,” ungkap Kurniawan.

Chairman of KISA Capt Muhammad Hariri sudah mendeklarasikan bahwa event KISA Boogie Woogie Jump hanya pembukaan dan pengenalan potensi Karimunjawa untuk skydiving.

Sepanjang tahun ini akan ada kegiatan rutin terkait skydiving di Karimunjawa. Ditambah upaya untuk mendirikan pusat pelatihan skydiving bagi pemula dan profesional.

“Kita pilih Karimunjawa karena ini memang tempatnya ini sudah mendukung, yaitu fasilitas bandaranya. Kita juga menjual tema island view dan beach view sekaligus kita jadikan tema untuk mengeskpos Karimunjawa ke luar negeri,” katanya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Puteri Anggraini Kurniawan Rilis Single ‘Drama Pagi’, Jadi Penyemangat di Tengah Hiruk-Pikuk Pekerjaan
Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal
Tantangan Kreator Pemula dan Pentingnya Cara Kerja Video Editing di Era Digital
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!
Gali Lurus dari Jakarta, Ternyata Bisa Muncul di Kolombia! Kalau dari Papua, Tembus Mana?
PSHW TM Lamongan Turunkan 6 Pendekar di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Puteri Anggraini Kurniawan Rilis Single ‘Drama Pagi’, Jadi Penyemangat di Tengah Hiruk-Pikuk Pekerjaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Tantangan Kreator Pemula dan Pentingnya Cara Kerja Video Editing di Era Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB