
SUARAMUDA, SEMARANG – Duh! Nasib pilu dialami seorang buruh pabrik asal Desa Penggung, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Dialah pemilik nama Tri Cahyaningsih, yang karib dipanggil Ayya. Meski mencetak nilai tertinggi dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) seleksi CPNS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah namun dia gagal menjadi PNS.
Lha Kok bisa?
Iya, Ayya gagal menjadi PNS lantaran tinggi badannya selisih 0,5 sentimeter dari syarat minimal tinggi badan yang ditetapkan.
Dikutip dari Kompas.com (20/2), impian Ayya pupus lantaran tinggi badannya kurang 0,5 sentimeter dari syarat minimal yang ditetapkan, meskipun ia berhasil meraih skor 476 dalam SKD.
“Minimal tinggi (tinggi badan minimal) 158 sentimeter. Nah pas di sana (seleksi kesehatan) cuma 157,5 aja,” kata Ayya, Rabu (19/2/2025), seperti dikutip dari TribunSolo.com.
Ayya pun harus harus gigit, meski dirinya berhasil meraih skor 476, dan menjadi sosok terbaik se-Jawa Tengah.
Cita-cita Sejak 2017
Padahal, menjadi PNS merupakan cita-cita Ayya sejak 2017 lalu. Berbekal ijazah SMA, ia memberanikan diri mendaftar sebagai Penjaga Tahanan dalam seleksi CPNS Kemenkumham Jawa Tengah.
“Gelo (kecewa) pastine (pastinya), kurang 0,5 sentimeter aja lho. Tapi gak apa-apa, memang belum rejekine,” ujarnya.
Ayya tak patah semangat dan berencana untuk mencoba lagi jika ada kesempatan
“Kalau ada bukaan lagi (formasi) yang sesuai mau daftar lagi. Bisa pakai nilai SKD yang kemarin,” tandasnya. (Red)